Gubernur Kepri Evaluasi Capaian BIAN 2022 di Karimun
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Kepri Evaluasi Capaian BIAN 2022 di Karimun

Rabu, 31 Agustus 2022 | 04.00 WIB Last Updated 2022-08-31T08:04:43Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ansar Ahmad ke Kabupaten Karimun
Kunjungan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ke Kabupaten Karimun. (f/biro adpim)


KEPRI, Mjnews.id - Setelah Batam, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad hadir langsung di Karimun untuk mengevaluasi pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilaksanakan di Aula SMKN 1 Karimun, Selasa (30/08/2022).

Evaluasi ini merupakan upaya percepatan pemenuhan target pencapaian BIAN secara nasional sebagai bentuk berkomitmen Eliminasi Campak/ Rubela tahun 2023 dan mempertahankan bebas Polio dan mewujudkan dunia bebas Polio pada tahun 2026. 

Target nasional capaian BIAN 2022 adalah minimal 95% untuk Imunisasi Tambahan Campak/Rubela dan minimal 80% untuk Imunisasi Kejar (OPV, IPV, dan DPT/HB/HiB) dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Sedangkan capaian BIAN Provinsi Kepulauan Riau belum mencapai target yang diharapkan. 

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, sampai dengan tanggal 26 Agustus 2022, Cakupan Imunisasi Tambahan Campak/Rubela yakni 58,5%, dan Cakupan Imunisasi Kejar (OPV : 54,4% ; IPV : 43,5% ; dan DPT/HB/HiB : 58,3%).

Jika dilihat dari capaian per kabupaten/kota, capaian Imunisasi Campak/Rubela di Lingga menjadi yang tertinggi di angka 87,5 persen dan terendah ada di Batam dengan angka 49,3 persen. Sedangkan Karimun mencapai 71,4 persen.

Dalam evaluasi, Gubernur Ansar menuturkan pandemi COVID-19 lah yang telah berperan besar pada terjadinya penurunan cakupan Imunisasi rutin dan berdampak terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).

"BIAN sebagai upaya pemberian imunisasi tambahan Campak/ Rubela serta Imunisasi Kejar bagi balita secara terintegrasi untuk mencapai tujuan eliminasi Campak/Rubela dan mewujudkan Herd Immunity atau Kekebalan Kelompok terhadap penyakit Campak dan Rubela, Polio, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) lainnya," ujar Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur Ansar, Sekolah dan posyandu merupakan tempat sasaran pelaksanaan BIAN berada. Untuk itu sekolah dan posyandu menjadi fokus prioritas yang harus diupayakan untuk pencapaian target. 

"Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak semua Camat dan Kepala Sekolah baik SD maupun SMP di seluruh Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun khususnya untuk mengupayakan percepatan pencapaian target BIAN ini di sekolah dan posyandu di wilayahnya," ajak Gubernur.

Usai evaluasi, Gubernur Ansar dan rombongan meninjau langsung pelaksanaan penyuntikan imunisasi dalam BIAN tahun 2022 di SDN 003 dan SMPN 2 Kecamatan Tebing, Karimun.

(ron/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update