Gubernur Kepri Terima 'Token of Appreciation' Pecahan Uang Rupiah Remisi 2022
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Kepri Terima 'Token of Appreciation' Pecahan Uang Rupiah Remisi 2022

Jumat, 19 Agustus 2022 | 03.30 WIB Last Updated 2022-08-19T08:23:59Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

diluncurkannya 7 uang kertas tahun emisi 2022
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat peresmian diluncurkannya 7 uang kertas tahun emisi 2022. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Masih dalam suasana peringatan HUT RI ke 77, Bank Indonesia meluncurkan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022, Kamis (18/08/2022).

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani bersama Gubernur Bank Indonesia, Perry War Menteri Menekan plakat dan emisi peresmian diluncurkannya 7 uang kertas tahun 2022. Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri Musni Hardi K Atmaja mengikuti proses peluncuran tersebut melalui video conference dari Gedung Daerah, Tanjungpinang.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim dengan mengharapkan ridho Allah yang Maha Kuasa pada hari ini 18 Agustus 2022, saya Perry Wajiyo Gubernur Bank Indonesia bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi meluncurkan 7 rupiah kertas tahun emisi 2022 sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Republik Indonesia," kata Gubernur BI Perrry Warjiyo.

Sebagai informasi, pada ketujuh uang kertas baru tersebut, gambar pahlawan, kemudian tarian, pemandangan alam, dan flora masih dipertahankan. Presiden Joko Widodo sebelumnya menetapkan delapan pahlawan nasional sebagai gambar utama pada uang kertas Indonesia tahun 2022 emisi dalam Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2022 yang diteken pada 6 Juli 2022 yang lalu. 

Keppres tersebut adalah gambar Detail Presiden dan Wapres Indonesia pertama Ir. Soekarno dan Dr. (HC) Drs Mohammad Hatta pada Rp 100 ribu, Ir. H. Dju Kartawidjaja padaanda Rp 50 ribu, Dr. GSSJ Ratulangi pada Rp 20 ribu, Frans Kaisiepo pada Rp 10 ribu, DrKH Idham Chalid pada Rp 5.000, Mohammad Hoesni Thamrin pada Rp 2.000, dan Tjut Meutia pada Rp 1.000. 

Kemudian perwakilan keluarga kedelapan pahlawan nasional tersebut menerima 'Token of Appreciation' sebagai bentuk apresiasi negara terhadap jasa-jasa pahlawan tersebut. Mulai besok, Jum'at (19/08) uang rupiah kertas remisi 2022 akan didearkan melakui perbankan dan masyarakat melalui penarikan dan penyetoran.

Setelah menyaksikan peluncuran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022, Gubernur Ansar sebagai orang nomor satu di Kepri menerima 'Token of Appreciation' semua uang baru rupiah emisi 2022 langsung dari Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri Musni Hardi K Atmaja sebagai perwakilan Pemerintah Daerah. Musni secara berurutan kemudian menyerahkan 'Token Apresiasi' kepada Kaskogabwilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar sebagai perwakilan Forkopimda Kepri dan Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus sebagai perwakilan Instansi Vertikal,

Ansar dalam sambutannya mengumumkan peluncuran uang kertas remisi 2022 ini merupakan momen bersejarah sempena peringatan HUT RI ke 77. Menurutnya Bank Indonesia sebagai Bank Sentral memiliki fungsi menyediakan uang yang cukup dan Gubernur yang sesuai sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI.

"Selain itu, BI mengatur uang di seluruh Indonesia. Ini bukan tugas yang mudah, karena fluktuasi moneter harus terus dimonitor oleh BI" ujar Gubernur Ansar. 

Gubernur menambahkan, selain sebagai alat pembayaran yang sah, rupiah dapat memiliki spektrum yang lebih luas. Ia menyampaikan rupiah dapat dijadikan alat transformasi antar generasi yang memperkenalkan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia dan budaya serta keragaman dan kekayaan alam Indonesia. 

"Apresiasi kepada BI tetap menampilkan pahlawan nasional dan kebudayaan Indonesia, juga kinerja rupiah yang terus berlanjut karena peningkatan seperti emisi tahun 2022. Harapannya dengan teknologi terkini kemungkinan penerbitan uang palsu dapat dihindarkan" tulisnya.

Gubernur Ansar juga berharap peluncuran rupiah emisi tahun 2022 ini dapat menjadi semangat agar rupiah menjadi kebanggaan sebagai dasar kepemilikan bagi masyarakat Indonesia. Ia berharap dengan diluncurkannya rupiah emisi baru ini dapat membantu persiapan pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Selamat kepada Bank Indonesia, mudah-mudahan bisa menjadi Bank Sentra yang diunggulkan dan dapat mengatur sirkulasi ekonomi melalui moneter dengan sebaik-baiknya. Kita Apresiasi BI Perwakilan Kepri yang telah memberikan banyak kontribusi kepada UMKM Kepri sehingga memperkokoh hubungan sebagai mitra kerja pemerintah daerah" Gubernur Ansar.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri Musni Hardi K Atmaja mengatakan untuk mendapatkan rupiah yang berkualitas dan terpercaya, BI terus melakukan evaluasi berkala terhadap uang rupiah yang beredar di masyarakat. Maka, dalam peluncuran emisi rupiah 2022 ini sebagai dasar memperkuat uang rupiah meliputi 3 aspek, yaitu aspek desain, kehandalan keamanan, dan ketahanan bahan.

"Desain uang kertas emisi 2022 juga mempertahankan desain pahlawan nasional Indonesia di bagian depan serta tema keragaman Indonesia di bagian belakang. Penetapan gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama dilakukan dengan mempertimbangkan peran dan latar belakang perjuangan serta keterwakilan daerah asal pahlawan nasional tersebut" tulisnya.

Musni menyampaikan emisi rupiah 2022 dicetak berdasarkan prinsip panduan 3 M yaitu Mudah dikenal, Menyulitkan pemalsuan, dan Masa edar lebih lama. BI juga terus berupaya sebaik mungkin agar seluruh lapisan masyarakat nyaman bertransaksi dengan rupiah, termasuk orang tuna netra.

"Pennyandang tuna netra dapat mengenali uang dengan 'kode buta' berupa garis tertentu dan selisih panjang uang kertas, juga dapat mengidentifikasi ciri keaslian pada uang yang kekasarannya berbeda khususnya pada uang nominal besar" kata Musni.

(ron/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update