Gubernur Sumbar: AFKNI Jawaban Persoalan SDM Kedokteran di Daerah
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Sumbar: AFKNI Jawaban Persoalan SDM Kedokteran di Daerah

Senin, 29 Agustus 2022 | 04.00 WIB Last Updated 2022-08-28T23:22:32Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

PADANG, Mjnews.id - Muktamar Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia (AFKNI) ke-I yang digelar di Kota Padang pada 26-27 Agustus mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi. Menurutnya, kehadiran AFKNI harus mampu menjawab persoalan kesehatan dan masih kurangnya SDM kedokteran di daerah.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Saya mengucapkan selamat. Semoga dengan Muktamar ini, dapat memperkukuh keberadaan AFKNI untuk menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat seperti stunting serta kebutuhan tenaga dokter yang semakin meningkat," kata gubernur, pada saat gala dinner dan ramah tamah dengan peserta Muktamar AFKNI, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Sabtu (27/8/2022) malam.

Gubernur mengakui, saat ini Pemerintah Provinsi Sumbar memang kekurangan tenaga dokter, khususnya dokter spesialis. Kondisi ini menurut gubernur terjadi karena banyak faktor, diantaranya karena tidak adanya penerimaan ditambah lagi adanya pandemi Covid-19. Sehingga diperlukan langkah bersama mengingat kedepan, kebutuhan tenaga medis akan semakin meningkat.

"Dengan kehadiran AFKNI yang sudah melaksanakan muktamar dan dengan kerjasama, kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, diharapkan bisa mengatasi berbagai persoalan tersebut," sambung Buya Mahyeldi.

Hal senada juga disampaikan Ketua AFKNI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ini peran pemerintah daerah sangat besar dalam upaya penyiapan SDM kesehatan.

"Peluang bagi pemerintah daerah untuk membantu membiayai pemenuhan tenaga kesehatan, termasuk pemenuhan dokter spesialis. Kami berharap bisa terjalin kerjasama dalam upaya untuk mendidik dokter spesialis dari daerah dan kembali ke daerah masing-masing," harap Ari.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Afriwardi menyebut, Muktamar AFKNI akan digelar setiap tahun. Kota Padang jadi yang pertama, dan tahun depan akan diselenggarakan di Makassar.

Tampak hadir dalam gala dinner, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, dr Lila Yanwar dan Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Prof. Dr. dr. Budi Santoso.

(MMC)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update