Kapolres Yapen: Rasa Nasionalisme Cinta NKRI Harus Terus Tertanam di Dalam Jiwa
×

Adsense

Adsense Mobile

Kapolres Yapen: Rasa Nasionalisme Cinta NKRI Harus Terus Tertanam di Dalam Jiwa

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17.15 WIB Last Updated 2022-08-17T12:51:50Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Kepulauan Yapen
Peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Kepulauan Yapen. (f/humas)

Yapen, Mjnews.id - 17 Agustus 2022 Negara Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan yang Ke-77, Seluruh Rakyat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan dengan melaksanakan Upacara Bendera 17 Agustus secara serentak termasuk di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang melaksanakan upacara bendera dalam memperingati HUT RI ke-77 yang dipusatkan di Stadion Marora Serui yang dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Tonny Tesar selaku inspektur upacara, para pimpinan forkopimda, para pejabat serta ASN di Pemda Yapen, tokoh-tokoh, pimpinan vertikal, Perwira TNI Polri, masyarakat, gabungan peserta upacara dan tamu undangan lainnya. Rabu (17/08/2022).

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih kepada Tim Humas Polres Yapen menyampaikan bahwa, momentum 77 Tahun Indonesia merdeka dengan tema “Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat", masyarakat harus lebih bangkit dalam sektor kesehatan juga sektor ekonomi yang merupakan semangat optimis utamanya setelah kejadian luar biasa yakni pandemi yang melanda Indonesia dan dunia selama dua tahun lebih.

Ia mengatakan pula, semangat lain yang harus di tunjukan yaitu bagaimana bisa melanjutkan perjuangan para pejuang yang telah gugur untuk merebut bangsa Indonesia dari para penjajah dengan melakukan hal-hal positive juga bersama untuk merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"tentunya HUT Kemerdekaaan RI tidak hanya kita jadikan sebagai suatu perayaan belaka, namun perlu kembali memetakan penguatan akhlak bangsa untuk Indonesia dengan terus memupuk rasa nasionalisme untuk NKRI," tandas Kapolres Yapen. 

AKBP Herzoni Saragih juga berpesan agar seluruh masyarakat harus tetap bela negara NKRI.

Ia menyebutkan bela negara adalah suatu kewajiban yang diatur dalam filosif bernegara dimanapun yang menjadi penting dilakukan sehingga tidak akan terpengaruh paham dari luar.

"Kalau tidak dilakukan maka apa yang kita pahami mengenaii Pancasila, Bhineka Tunggal Ika bisa saja terprovokasi dan memecah belah negara, mari kita tetap bergandengan tangan menjaga keutuhan Bangsa Indonesia," pungkasnya.

(asm)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update