Kasus Brigadir J, Kuat Maruf dan Putri Chandrawathi Diduga Miliki Hubungan Terlarang
×

Adsense

Adsense Mobile

Kasus Brigadir J, Kuat Maruf dan Putri Chandrawathi Diduga Miliki Hubungan Terlarang

Selasa, 30 Agustus 2022 | 13.30 WIB Last Updated 2022-08-30T09:40:23Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Kasus Brigadir J
Ilustrasi.

Jakarta, Mjnews.id - Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf sopir pribadi Putri Chandrawathi sekaligus asisten rumah tangganya diduga memiliki hubungan terlarang. 

Hal dugaan hubungan terlarang tersebut disampaikan oleh Deolipa Yumara, mantan Pengacara Bharada E alias Richard Eliezer. 

Dia mengatakan motif kasus pembunuhan tersebut bisa saja dibuat tidak benar dengan scenario bahwa Brigadir J melecehkan Putri Chandrawathi. 

"Motif bisa aja ada dibikin, cuma jangan sampai motifnya adalah Yosua melecehkan Putri, Nggak ada itu," kata Deolipa Yumara dikutip dari seputartangsel, Selasa 30 Agustus 2022.

Mantan pengacara Bharada Richard Eliazer itu membeberkan dugaan hubungan gelap Putri Chandrawathi dan Kuat Maruf itu diketahui oleh Brigadir J saat melakukan hubungan terlarang. 

"Yang ada Kuat dan Putri ketahuan lagi making love yakan oleh Yosua, Yosua dikejar, makanya Putri buru-buru lapor ke Ricky supaya datang, si Kuat buru-buru lapor ke Sambo," ungkapnya. 

Deolipa Yumara menuturkan pada saat itu masih menjadi pengacara Bharada E, menduga Putri Chandrawathi dengan Kuat Maruf ada hubungan gelap, hal ini dikatakan Bharada Richard Eliazer. 

"Eliezer kan ngomong, 'saya curiga bang si Kuat ada main sama si Putri', oh pantes, Yosua dikorbanin," Kata Deolipa, dalam video yang diunggah di kanal YouTube tvOneNews, 29 Agustus 2022.

Deolipa mengatakan Bharada E menduga hubungan terlarang itu diketahui Brigadir J, sehingga ada upaya mendiskreditkan Yosua.

"Bharada E nggak melihat langsung, tapi dia berpikir, pikiran itu disampaikan ke saya. Dugaan dia ada sesuatu yang diketahui Yosua, sehingga Yosua dideskreditkan," kata Deolipa. 

Masih kata Deolipa dugaan hubungan gelap tersebut kemungkinan diketahui oleh Brigadir J ketika Kuat Maruf menggendong Putri Chandrawathi. 

"Kebalikannya, mungkin si Yosua melihat si Putri digendong sama si Kuat kan begitu, Putri digendong sama Kuat ketahuan Yosua, Karena ketahuan harus buru-buru dong membersihkan diri ke Sambo," pungkasnya.

Sebelumnya muncul tentang motif pembunuhan Brigadir J dikarenakan berawal dari dipergokinya Yosua membopong Putri Chandrawathi oleh Kuat Maruf. 

Anggota DPR dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding mengonfirmasi mengenai hal tersebut kepada Kapolri dalam Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan Komisi III DPR RI pada 24 Agustus 2022.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan apa yang disampaikan Sudding sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Ferdy Sambo.

Listyo Sigit Prabowo tidak ingin terburu-buru dan akan memastikan sekali lagi kebenaran motif pembunuhan Brigadir J dari Putri Candrawathi.

"Kami juga ingin memastikan sekali lagi untuk memeriksa Ibu PC," kata Listyo Sigit Prabowo.

(*/eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update