Kuasa Hukum Sebut Pengakuan Bharada E ke Publik Selama Ini Direkayasa
×

Adsense

Adsense Mobile

Kuasa Hukum Sebut Pengakuan Bharada E ke Publik Selama Ini Direkayasa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 00.06 WIB Last Updated 2022-08-09T07:03:05Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Deolipa Yumara
Kuasa hukum Barada E, Deolipa Yumara. (f/ist)

JAKARTA, Mjnews.id - Bharada Richard Eliezer Alias Bharada E, usai di tetapkan sebagai saksi atau tersangka, terkait kasus penembakan tewasnya Brigadir Joshua Hutabarat.

Kini bakal menceritakan fakta sebenarnya soal kasus penembakan tersebut kepada publik. 

Sebelumnya kronologi kasus penembakan tewasnya Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadi J, apa yang disampaikan Bharada E itu ke masyarakat peristiwa tersebut hanya skenario rekayasa.

Melansir dari PMJ News, Deolipa Yumara kuasa hukum Barada E menyampaikan kepada awak media pada Senin 8 Agustus 2022.

"Kejadian itu yang disampaikan ke publik itu kronologi kejadian yang direkayasa, Artinya, secara kasar atau secara jelaspun itu dibikinkan skenario untuk diperbuat seolah-olah ada kejadian bela paksa,”kata Deolipa.

Deolipa Yumara mengatakan, Bharada E mengungkapkan hal ini, setelah dirinya diterima menjadi kuasa hukum yang barunya.

Menurut Deolipa menambahkan akhirnya Bharada E terbuka mata hatinya dan mulai merasa nyaman, mulai merasa tenteram.

"Dia berpasrah sama Tuhan, ya sudah, kemudian menceritakan apa yang sebenarnya terjadi melalui hati nuraninya apa yang sebenarnya terjadi pada masa-masa kemarin," ujarnya.

Masih kata Deolipa, hal ini juga berdasarkan penjelasan Bharada E ke tim penyidik kepolisian. 

Mencocokkan dengan data yang ada, setelah penguatan terhadap saksi-saksi pendukung.

"Dia (Bharada E) sudah bilang, ya, kemarin adalah scenario. Sedangkan yang ini adalah yang riil (fakta sebenarnya), Sehingga kemudian dicocokkan oleh penyidik apa yang dia sampaikan dengan data pada saksi dan maupun bukti-bukti yang ada nyatanya autentik akurat," kata Deolipa. 

Deolipa mengatakan artinya, kalau kemarin adalah simpang siur, kalau sekarang artinya tidak, karena dia sudah berbicara. Tinggal dalam penguatan saksi-saksi lain, saksi pendukung dan bukti-bukti. pungkasnya.

(***)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

×
Berita Terbaru Update