Mendag Zulkifli Hasan Buka Rakernas XV Apeksi di Padang
×

Adsense

Adsense Mobile

Mendag Zulkifli Hasan Buka Rakernas XV Apeksi di Padang

Senin, 08 Agustus 2022 | 19.30 WIB Last Updated 2022-08-09T07:46:07Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Zulkifli Hasan Buka Rakernas XV Apeksi di Padang
Mendag Zulkifli Hasan Buka Rakernas XV Apeksi di Kota Padang. (f/ kemendag)

Padang, Mjnews.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengajak seluruh pemerintah kota untuk bekerja sama, bersinergi, berkolaborasi memajukan perdagangan Indonesia. Khususnya, dalam program prioritas yang fokus pada penguatan pasar dalam negeri dan peningkatan ekspor nonmigas.

Hal tersebut diungkapkan Mendag Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Padang, Sumatra Barat, pada Senin 8 Agustus 2022.

Rakernas ini mengambil tema ‘Kota Kita Bangkit: Yang Maju Yang Bersinergi’. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Inspektur Jenderal Kemendag Didit Noordiatmoko.

“Sejalan dengan tema rakernas maka saya ingin mengajak seluruh pemerintah kota untuk bekerja sama, bersinergi, berkolaborasi memajukan perdagangan Indonesia. Pada 2022 Kementerian Perdagangan memiliki sejumlah program prioritas yang fokus pada penguatan pasar dalam negeri dan peningkatan ekspor nonmigas,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, beberapa peran yang dapat dilakukan pemerinta kota. Pertama stabilisasi harga bahan pokok. Pemerintah daerah dapat terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan stok bahan pokok di daerah secara harian. 

Selain itu, mengoptimalkan peran pasar induk dan pasar rakyat dalam menjaga kelancaran distribusi dan pasokan bahan pokok. Serta, memastikan kelanjutan program pemerintah dalam stabilisasi harga minyak goreng curah.

Kedua, melakukan optimalisasi transformasi digital. Kemendag mempunyai target di tahun 2022 ini setidaknya 1000 pasar rakyat dan 1 juta pedagang/UMKM dapat terdigitalisasi. 

Percepatan transformasi digital di daerah juga sangat penting untuk mendorong perluasan pasar produk lokal daerah dan mengefisiensikan rantai pasok.

“Setiap kota penting mempunyai pusat informasi keunggulan di daerahnya. Sehingga konsumen di Indonesia bahkan di dunia dapat mengeahui untuk memperpendek rantai distribusi,” imbuh Mendag Zulkifli Hasan. 

Ketiga, meningkatkan kolaborasi pengawasan. Upaya perlindungan konsumen dapat dilakukan dengan meningkatkan pengawasan barang dan jasa serta mendorong pelaku usaha untuk jujur dan bertanggung jawab. 

Keempat, meningkatkan ekspor daerah. Saatnya Indonesia go internasional. Untuk itu, Kementerian Perdagangan menyediakan fasilitasnya dengan mempersiapkan ‘jalan tol’ melalui perjanjian dagang internasional. Salah satunya dengan Uni Emirat Arab.

“UEA merupakan hub baru untuk menembus pasar Afrika, TImur Tengah, Eropa Timur, Asia Tengah, bahkan sampai Amerika Latin. Melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) kita bisa ekspor produk Indonesia tanpa pajak. Untuk itu, perlu visi pemerintah pusat, daerah, dan pengsuha untuk bersama menyerbu pasar internasional,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2022 tumbuh 5,44 persen secara tahunan. Kinerja perdagangan juga tumbuh 4,42 persen secara tahunan. 

Dari sisi ekspor, surplus neraca perdagangan pada Semester I juga mencapai USD 24,89 miliar atau tertinggi sepanjang sejarah, melebihi 2007 sebesar USD 20,15 Miliar. Ekspor non migas juga tumbuh 37,33 persen pada periode tersebut.

“Ini merupakan peran Pemerintah Daerah, termasuk wali kota. Oleh karena itu, saya mengapresiasi kepada para Wali Kota yang hadir pada hari ini,” ucap Mendag Zulkifli Hasan.

Indikator lain, lanjutnya, juga masih menunjukkan optimisme, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus berada di level 100 pada April-Juni 2022 dan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang juga tumbuh positif baik secara tahunan.

“Fakta-fakta ini tentu akan menambah optimisme kita semua bahwa Insya Allah Indonesia akan mampu menghadapi situasi sulit saat ini,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyambut baik harapan menteri untuk menjalin sinergi dan kerjasama sesama pemerintah daerah dan membidik pasar perdagangan ekspor.

"Saatnya Indonesia tampil lebih baik lagi secara internasional, karena kita memang punya potensi besar, seperti produksi pertanian, Indonesia harus jadi pengendali. Dengan kekuatan bersama kota dan kabupaten, kami yakin Indonesia bisa tampil lebih baik," kata gubernur.

"Dengan bersinergi, kerja sama, kita akan saling melengkapi kekurangan dan kebutuhan masing-masing, menemukan solusi dari permasalahan permasalahan dengan lebih cepat dan mudah," tambah gubernur.

Terakhir, gubernur menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Apeksi yang telah menunjuk Kota Padang sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas dan Indonesia City Expo Tahun 2022. Gubernur berharap kegiatan ini mampu memberikan kontribusi secara optimal bagi Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah di Indonesia.

(eki/mmc)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update