Pembukaan Musda XV GPdI di Yapen, Ini Pesan Gubernur Papua
×

Adsense

Adsense Mobile

Pembukaan Musda XV GPdI di Yapen, Ini Pesan Gubernur Papua

Rabu, 24 Agustus 2022 | 16.30 WIB Last Updated 2022-08-24T11:55:01Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pembukaan Musda XV GPdI Papua di Kepulauan Yapen
Pembukaan Musda XV GPdI Papua di Kepulauan Yapen. (f/arsyad manan)

YAPEN, Mjnews.id- Bupati Kepulauan Yapen mewakili Gubernur Papua Lukas Enembe resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XV Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Papua Rabu (24/08/2022) siang tadi, yang ditandai dengan pemukulan tifa. Iven lima tahun sekali yang dilakukan ini menarik perhatian warga GPdI yang dihadiri  67 wilayah diseluruh Provinsi Papua yang hadir sebagai peserta dan utusan.

Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XV, yang dilaksanakan di Gedung Gereja Baru GPdI El Shadai Imandoa Distrik Anotaurei, Kepulauan Yapen ini disambut baik oleh Bupati Kepulauan Yapen, Tony  Tessar, S.Sos, mewakili pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen serta dirinya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Musda ke XV GPdI Se Papua, Rabu (24/08/2022).

Bupati Toni Tessar yang ditunjuk mewakili Gubernur Papua membuka Musda XV GPdI Se Papua ini  berharap dapat terlaksana lancar dan baik sebagai wadah silahturahmi mempersatukan pelayanan demi kemuliaan Tuhan.

Bupati Toni Tessar mengapresiasi Ketua Majelis Daerah GPdI Papua yang saat ini akan mengakhiri jabatannya pada periode kedua ini yang  terus mendukung pemerintah daerah dalam pembinaan umat Tuhan diwilayah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurutnya dengan memperingati Proklamasi Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia tahun 2022 dibawah sorotan tema Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat mengisyaratkan agar masyarakat Papua cepat sembuh dari sakit jasmani, terutama sakit rohani serta bangkit memperbaiki semua kerusakan dan keretakan akibat sakit.

Lanjut Toni dalam sambutan Gubernur bahwa perjalanan panjang bangsa Indonesia, tidak dipungkiri bahwa kehadiran Gereja telah berperan dalam membangun umat manusia khususnya kita di Papua, Gereja dalam Tri tugas panggilannya (Persekutuan, Pelayanan, dan Kesaksian) telah memposisikan diri mengajar, mendidik dan membawa umat kearah kehidupan yang lebih baik, tandasnya.

Gubernur Papua dalam sambutan yang dibacakan Bupati Toni Tessar bahwa hingga saat ini warga GPdI Provinsi Papua mengalami kemajuan yang luar biasa, karena saat ini mencapai 801 jemaat sehingga hal hal baik harus dipertahankan.

Harap Gubuernur bahwa hal yang baik hendaknya dipertahankan dan ditingkatkan, peningkatan tidak saja pada jumlah tetapi juga pada kualitas Iman percaya umat. Karena Gereja yang kuat adalah Gereja yang umatnya memiliki pengetahuan yang baik pula.

Menurut Bupati Toni bahwa selama 5 tahun ini GPdI telah hadir dalam persekutuan, pelayanan dan kesaksian, kini akan dipilih pemimpin GPdI Papua untuk 5 tahun ke depan.

Pemerintah Papua berharap melalui Musda ini akan membawa gereja lebih maju lagi dan menjadi mitra pemerintah dalam memajukan program pemerintah dalam bidang keagamaan, pungkas Bupati Tessar menutup sambutan Gubernur Papua.

Hadir mengikuti Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Papua, Utusan khusus Majelis Pusat GPdI, Ketua dan jajaran Majelis Daerah GPdI Papua, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Yapen, Peserta dan utusan Peninjau Musda XV GPdI dari 67 wilayah Se Papua, dan Warga Jemaat GPdi.

(asm)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update