Pertunjukan Wayang Kulit Meriahkan Peringatan HUT RI dan Peresmian Gedung Pertemuan Desa Tamansari Purworejo
×

Adsense

Adsense Mobile

Pertunjukan Wayang Kulit Meriahkan Peringatan HUT RI dan Peresmian Gedung Pertemuan Desa Tamansari Purworejo

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17.45 WIB Last Updated 2022-08-17T12:02:42Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pertunjukan Wayang Kulit di Desa Tamansari Purworejo
Pertunjukan Wayang Kulit Meriahkan Peringatan HUT RI dan Peresmian Gedung Pertemuan Desa Tamansari Purworejo. (f/m. taufik)

PURWOREJO, Mjnews.id - Malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77,dan Peresmian gedung pertemuan warga Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah diadakan gelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, Selasa (16/8/2022).

Pagelaran wayang kulit mengangkat lakon ‘Wahyu Ponco Sedyo" dengan dalang Ki Susilo Suryo Kondo dari Desa Rowodadi Grabag.

Gelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Dalam Rangka Peresmian Balai Pertemuan dan peringatan HUT RI ke 77 tahun 2022.

Acara berlangsung meriah, yang dihadiri para Kepala Desa se Kecamatan Butuh, Forkompincam dan tamu undangan.

Mengawali acara di persembahkan pentas seni oleh ibu-ibu dari PKK dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kepala Desa Tamansari Ponco R Widodo dalam sambutanya memberi apresiasi dan ucapan terima kasih atas partisipasi semua warga desa Tamansari dalam mewujudkan pembangunan balai pertemuan posbindu yang telah selesai pengerjaanya dengan total anggaran 170 juta, bersumber dari Dana Desa."Peresmian balai pertemuan ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke 77 kita isi dengan pagelaran wayang kulit."ucapnya

"Wayang bukan sekedar tontonan juga tuntunan kita sebagai makluk didunia yang digambarkan seperti dalam wayang ini. Seniman kondang Doel Giman asli dari Purworejo juga akan tampil meramaikan acara malam tirakat HUT RI," pungkasnya.

Pertunjukan Wayang Kulit di Desa Tamansari Purworejo
Pertunjukan Wayang Kulit di Desa Tamansari Purworejo. (f/m. taufik)

Tidak hanya pertunjukan seni wayang akan tetapi Pemdes Tamansari juga menggelar Pengajian bersama KH Muchtasor dari kota Kebumen.Dalam ceramahnya KH Muchtasor mejelaskan tentang sejarah para wali/sunan dalam menyebarkan agama islam mengunakan wayang.

"Kita tidak boleh saling menyalahkan dan menghujat satu sama lain, tapi harus saling menghormati satu sama lain (Guyub rukun). Sopan santun ungah unguh harus selalu dijaga karena itu merupakan adat istiadat dorang indonesia," pesannya.

Camat Butuh Bangun Arlanga Ibrahim beserta Kapolsek Butuh AKP Agung Sutopo ikut hadir dan memperkenalkan diri sebagai Pejabat baru di Kecamatan Butuh.

(Fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update