Regrouping SDN Botodaleman ke SDN Botorejo Hanya Diikuti 3 Murid
×

Adsense

Adsense Mobile

Regrouping SDN Botodaleman ke SDN Botorejo Hanya Diikuti 3 Murid

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19.30 WIB Last Updated 2022-08-16T13:44:16Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement


PURWOREJO, Mjnews.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, melakukan penghapusan atau melakukan penggabungan Sekolah Dasar (SD) Negeri yang memiliki siswa sedikit atau minim di tahun 2022.

Tercatat ada sekitar 39 SD Negeri di wilayah Kabupaten Purworejo yang akan digabung atau di-regroup di tahun 2022. Salah satunya SD Negeri Botodaleman yang jumlah muridnya 58 siswa akan digabung dengan SD Negeri Botorejo yang jumlah muridnya 61 anak.

Regrouping dan penghapusan SDN Botodaleman sesuai SK Bupati Purworejo membuat kecewa warga masyarakat Desa Botodaleman, sehingga siswa atau murid tidak pindah ke sekolah yang dirujuk yaitu SD N Botorejo.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah murid SD N Botodaleman yang ikut pindah ke SD Botorejo hanya 3 orang anak, yang lainnya memilih pindah ke SD N Bayan sebanyak 47 anak, 3 anak memilih ke SD N di Kutoarjo, 1 anak ke SD IT, dan 1 anak ke SD di Mirid Kebumen.

Kepala Desa Botodaleman, Riyadi melalui Plt Sekdes Teguh saat ditemui media, Selasa (16/8/2022) menjelaskan bahwa Pemdes sudah berupaya mengajukan keberatannya kalau Sekolah mau di regrouping kepada Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan. Akan tetapi semua itu sudah menjadi keputusan hingga terjadi  regroping sekolah atau penghapusan SD N Botodaleman.

"Kita hanya bisa mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan walaupun dengan rasa berat hati," katanya.

Koordinator wilayah bidang pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Bayan, Paryono, S.Pd. saat dihubungi awak media melalui sambungan telephone belum bisa memberikan tanggapan dikarenakan masih ada kegiatan dinas di luar kantor.


Kepala SD Botorejo, Arsimah.S.Pd yang juga mantan Kepala SD N Botodaleman mengatakan, proses regroping SD N Botodaleman ke SD N Botorejo berjalan lancar dan aman.

"Sekarang kami masih berbenah agar proses Kegiatan Belajar Mengajar yang ada di SD N Botorejo bisa lebih maksimal sehingga harapanya kedepan mutu pendidikan bisa lebih baik lagi," jelasnya.

"Untuk sarana prasarana di SD N Botorejo saya kira sudah bagus, sudah tersedia mushola sebagai sarana ibadah. Ruang perspustakaan yang luas dan lengkap dan lapangan olah raga.

"Harapan ke depan untuk masyarakat Desa Botorejo, Botodaleman dan sekitarnya bisa menyekokahkan anak-anaknya di sini," jelasnya.

(Fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update