Satpol PP Tanah Datar Amankan Sepasang Tamu Hotel, Ini Sebabnya
×

Adsense

Adsense Mobile

Satpol PP Tanah Datar Amankan Sepasang Tamu Hotel, Ini Sebabnya

Jumat, 05 Agustus 2022 | 01.00 WIB Last Updated 2022-08-05T05:57:14Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Satpol PP Tanah Datar Amankan Sepasang Tamu Hotel
Satpol PP Tanah Datar Amankan Sepasang Tamu Hotel "JYK". (f/satpol pp)

Tanah Datar, Mjnews.id - Tim Gakkumda Satpol PP Tanah Datar mengamankan sepasang tamu hotel yang tidak dapat menunjukkan bukti kalau mereka suami-istri, dalam rangkaian Operasional Penegakan Perda ke sekitar Danau Singkarak, Rabu (03/08/2022).

Penertiban ini terjadi di Hotel "JYK" Jorong Pasir Jaya Nagari III Koto Kecamaran Rambatan Kabupaten Tanah Datar.

Demikian diungkapkan Kasatpol PP Damkar Tanah Datar, Harfian Fikri melalui Kabid Penegakan Perda dan P3NS, Elfiardi, Kamis (04/08/2022).

Tim yang dipimpin Koorlap, Syarif Hidayat itu, ditugaskan Kasatpol PP Damkar, untuk melaksanakan Operasional Penegakan Perda di Pinggir Danau Singkarak, Rabu (03/08/2022), termasuk obyeknya Hotel "JYK", karena di hotel yang sama, pernah ditertibkan sembilan pasangan luar nikah akhir tahun lalu.

asca penertiban tersebut pemilik hotel berjanji secara tertulis di Kantor Satpol PP untuk tidak lagi menerima pasangan ilegal dihotel mereka, namun kemarin terbukti janji tersebut tidak sesuai dengan apa yang diperjanjikan.

"Untuk mengawasi apakah hotel masih menerima pasangan ilegal atau tidak, makanya kita lakukan Patroli kesana," ungkap Elfiardi.

Pasangan yang diamankan tersebut adalah Pria berinisial “F” (44 tahun) Perantau asal Jabar dengan wanita, berinisial “T” (49 tahun) asal Tanah Datar, wanita yang telah memiliki cucu ini, mengaku masih punya suami sedangkan yang pria istrinya berada di kota lain.

Di kantor Satpol PP pasangan ilegal ini ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), sesuai regulasi, pasangan ini diproses secara non yustisi dan dijatuhi sanksi administrasi membuat surat pernyataan yang turut diketahui pihak keluarga kedua pelanggar, dengan catatan apabila kembali melakukan pelanggaran akan ditindak secara refresif yustisial dengan membawa kasus ini ke persidangan Pengadilan Negeri.

(*/ben)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update