Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Dinas Koperasi UMKM akan Gelar UMKM Sumbar Malagak
×

Adsense

Adsense Mobile

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Dinas Koperasi UMKM akan Gelar UMKM Sumbar Malagak

Selasa, 30 Agustus 2022 | 18.30 WIB Last Updated 2022-09-01T03:47:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Naswir
Kadis Koperasi UMKM Sumbar, Naswir. (f/obral caniago)

Padang, Mjnews.id - Selama 3 tahun, Usaha Mikro Kecil Menengah di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami keterbatasan bertemu langsung antara penjual dengan pembeli atau antara konsumen dengan produsen, sehingga pelaku UMKM beralih kepada sistem digitalisasi, akibat wabah virus cover-19.

Ungkapan ini dikemukakan Kepala Dinas Keperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sumbar, Naswir ketika dijumpai awak media ini pada pagi Selasa 30 Agustus 2022.

Pengaruh tersebut berdampak negatif kepada pelaku UMKM dalam memperoleh penghasilan dari usaha yang ditekuninya. 

Lanjutnya, Walau belum semua pelaku UMKM bisa memanfaatkan kemajuan digitalisasi dalam menggerakan usahanya melalui dunia maya, namun alhamdulillah, sejak melandainya wabah covid-19, pelaku UMKM mulai bergerak dengan usahanya yang didominasi oleh pelaku usaha milenial atau pelaku usaha yang muda-muda, usaha mereka mulai membaik dengan menggunakan sistem digitalisasi. 

Dengan demikian, Kadis Koperasi UMKM Sumbar Naswir mensupport bagi pelaku usaha UMKM untuk mempergunakan sistim digitalisasi supaya terbiasa dalam menggerakkan bidang usaha melalui penjualan online walau pun masih tertatih-tatih. 

Dengan telah melandainya wabah tersebut di negeri ini, sehingga sudah terlihat pelaku usaha ekonominya mulai menggeliat atau merangkak naik, karena sudah mulai adanya kegiatan pemerintah dan pelaku usaha pun dapat menampakkan hasil yang cukup signifikan. 

Seperti usaha perhotelan, pelaku usaha kuliner serta usaha beragam jenis bidang penjualan cukup mulai pula bergairah. 

"Berdasarkan itu juga masyarakat telah dapat dapat bertatap langsung antara pelaku usaha dengan konsumen-pihak pemerintah akan mendominasi menggerakkan usaha masyarakat melalui berbagai iven dan kegiatan yang dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat," katanya. 

"Baru-baru ini, pemerintah bersama organisasi Apeksi telah menggelar kegiatan yang berdampak positif bagi pelaku usaha," sebutnya lagi. 

"Dalam waktu dekat ini, pada 29 September 2022 akan diselenggarakan "UMKM Sumbar Malagak" yang akan menghadirkan para pelaku usaha UMKM nasional dan daerah di GOR Haji Agus Salim Padang.

Lanjutnya, pada 1 Oktober 2022 nanti Pemerintah Daerah Provinsi Sumbar memperingati hari jadi Pemerintah Provinsi Sumbar," ungkapnya. 

Dengan memanfaatkan moment itu UMKM di Sumbar akan bersinergi dengan pihak ketiga yakni dengan PT. Solindo. 

Beberapa iven yang akan dikemas adalah dengan menghadirkan Konser Slank dan artis ibukota, menyelenggarakan bola mania tingkat artis Sumbar dengan Forkopimda Sumbar serta Water Park yang bernuansa religi. 

"Semua iven ini akan dapat memberi ruang dan peluang bagi pelaku usaha UMKM, karena hotel bisa terisi, ekonomi berjalan dengan baik, dan tentu semua jenis usaha bisa bergairah serta meningkat hasil yang dicapai dari sebelumnya," ulasnya.

Sekalian dengan hari jadi Sumbar, Dinas Koperasi UMKM Sumbar mengangkat tema "UMKM Sumbar Malagak".

"Dengan terciptanya keramaian di Sumbar, maka sumber rezeki bagi pelaku ekonomi bergerak naik. Apalagi nyaris semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumbar telah dapat menyelenggarakan dengan ragam kegiatan yang dapat menopang peningkatan ekonomi masyarakat," urainya Kadis Koperasi UMKM Sumbar, Naswir.

(Obral Chaniago)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update