Update Terbaru! Berkas Pemecatan Terhadap Ferdy Sambo Akan Dilimpahkan ke Setneg RI
×

Adsense

Adsense Mobile

Update Terbaru! Berkas Pemecatan Terhadap Ferdy Sambo Akan Dilimpahkan ke Setneg RI

Kamis, 22 September 2022 | 12.22 WIB Last Updated 2022-09-22T05:22:56Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ferdy Sambo
Ferdy Sambo. (f/ist)

Jakarta, Mjnews.id - Update terbaru mengenai berkas pemecatan dari Kepolisian terhadap Ferdy Sambo kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pihak Mabes Polri divisi Sumber Daya Manusia (SDM) terus bekerja menyelesaikan proses administrasi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan terhadap Ferdy Sambo dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). 

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan berdasarkan aturan divisi sumber daya manusia (SDM) Polri bahwa untuk menyelesaikan berkas administrasi pemecatan dari Anggota Polri terhadap Ferdy sambo, Divisi SDM Polri membutuhkan waktu proses kerja tiga hari sampai dengan lima hari untuk menyelesaikan seluruh administrasi pemecatan usai Sidang Komisi Etik Polri (KKEP) memutuskan vonis Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). 

"Ya untuk administrasinya masih diproses. Administrasinya untuk pemecatan," kata Dedi, sebagaimana dikutip mjnews.id dari Pmjnews, Kamis 22 September 2022.

Dedi menjelaskan setelah selesai berkas dokumen pemberhentian tidak dengan hormat atau pemecatan dari Kepolisian terhadap tersangka Ferdy Sambo otak dalang kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

Berkas dokomen tersebut akan dilimpahkan segera ke Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg RI) guna penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) atas pemberhentian Ferdy Sambo.

Hal ini sesuai mekanisme yang diatur dalam Keppres Nomor 70 Tahun 2002 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pasal 29 poin satu Keppres dijelaskan apabila pengangkatan dan pemberhentian pejabat pada jabatan dan kepangkatan Perwira Tinggi Bintang Dua ke atas. 

Atau yang termasuk dalam lingkup jabatan eselon IA dan IB ditetapkan dengan Keputusan Kapolri setelah dikonsultasikan dengan Presiden.

"Habis dari SDM nanti ditujukan ke Setneg. Setneg langsung dapat Keppresnya dan Keppresnya kita serahkan ke pelanggarnya," pungkas Jenderal Polisi Bintang Dua itu.

(*/eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update