Dikunjungi Komite II DPD, Kementerian ESDM Paparkan Program Kerja 2022 dan Rencana Program Kerja 2023
×

Adsense

Adsense Mobile

Dikunjungi Komite II DPD, Kementerian ESDM Paparkan Program Kerja 2022 dan Rencana Program Kerja 2023

Selasa, 20 September 2022 | 14.30 WIB Last Updated 2022-09-20T08:40:09Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Tim Teknis B Komite II DPD RI berkunjung ke Kementerian ESDM
Tim Teknis B Komite II DPD RI berkunjung ke Kementerian ESDM. (f/dpd)

Jakarta, Mjnews.id - Tim Teknis B Komite II DPD RI yang bermitra kerja dengan Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN yang diketuai oleh Bustami Zainudin melaksanakan pertemuan dengan Sekjen Kementerian ESDM beserta jajaran pada Selasa (20/9/2022) di Ruang Sarulla, Gedung Chaerul Saleh Kementerian ESDM Jakarta.

Pertemuan dibuka oleh Sekjen Kementerian ESDM Rida Mulyana serta dihadiri oleh pejabat di lingkungan Kementerian ESDM antara lain Dirjen EBTKE, Sekretaris Ditjen Migas, Sekretaris Ditjen Minerba, Sekretaris Kepala Badan Geologi, Sekretaris Itjen, BPH Migas, Setjen DEN dan BPSDM. 

"Provinsi Lampung masih ada beberapa daerah yang dalam pengelolaan listrik masih menggunakan diesel serta adanya kebutuhan SPBU untuk koperasi nelayan," ujar Senator asal Lampung, Bustami Zainudin, yang sekaligus bertindak selaku ketua Tim Teknis B. 

Sekjen Kementerian ESDM, Rida Mulyana memberikan paparan program kerja Kementerian ESDM tahun 2022 dan rencana program kerja tahun 2023. Pejabat kementerian ESDM yang lain pun lalu memberikan tambahan penjelasan atas beberapa persoalan yang terjadi di berbagai daerah. 

Berbagai isu yang dibicarakan antara lain persoalan listrik di Kalimantan Barat dimana ada 200 desa yang belum teraliri listrik, begitu juga persoalan listrik di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara, program BBM 1 harga di Papua yang memerlukan pengawasan, kuota tenaga surya di Bengkulu untuk Anggota Komite II yang belum direalisasikan serta permasalahan calo untuk perizinan menggunakan aplikasi OSS.

Sementara itu di Bali, akibat pandemi covid-19 banyak masjid yang tidak mampu membayar listrik, sedangkan di Gorontalo persoalan LPG dan kesulitan air juga disampaikan. 

Kunjungan Tim Teknis B ke Kementerian ESDM, turut dihadiri oleh anggota Komite II DPD RI yaitu Bambang Santoso (Bali), Riri Damayanti John Latief (Bengkulu), Christiandi Sanjaya (Kalimantan Barat), Mamberob Rumakiek (Papua Barat), Marthin Bila (Kalimantan Utara),  Habib Hamid Abdullah (Kalimantan Selatan) dan Dewi Sartika Hemeto (Gorontalo).

(dpd/eds)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update