Gubernur Kepri Minta OPD Percepat Capaian Realisasi APBD
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Kepri Minta OPD Percepat Capaian Realisasi APBD

Senin, 19 September 2022 | 20.30 WIB Last Updated 2022-09-19T13:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Ansar Ahmad memimpin evaluasi kinerja
Rapat evaluasi kinerja terkait kegiatan pembangunan tahun anggaran 2022 bersama seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (f/diskominfo)

KEPRI, Mjnews.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad memimpin evaluasi kinerja terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2022 bersama seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Utama, Lt.4, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (19/09/2022).

Dalam rapat evaluasi ini Gubernur Ansar menghimbau agar seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Kepri menggesa pelaksanaan realisasi APBD tahun 2022 dengan maksimal. 

"Tahun lalu capaian kita sebesar 94 persen, pada tahun ini saya harap hasil capaian kita tidak kurang dari 95 persen, saya himbau seluruh Kepala OPD terus menyatukan kemajuan realisasi ini, jika ada hambatan, segera laporkan," ujar Gubernur Ansar. 

Gubernur Ansar juga menyatakan bahwa realisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan untuk terus dilakukan agar kendala-kendala yang terjadi dapat dikoordinasikan secara cepat. 

"Sekarang ini, Pemprov Kepri terus berbenah, membangun infrastruktur yang mencukupi demi kemudahan masyarakat. Untuk itu, semua bentuk proyek pembangunan ditinjau secara langsung prosesnya, agar tidak ada kendala di lapangan," kata Gubernur Ansar. 

Rekapitulasi realisasi pelaksanaan APBD Kepri sampai dengan tanggal 17 September 2022 telah mencapai 52,64 persen dan realisasi fisik sebesar 59,92 persen dari total Pagu APBD Kepri tahun 2022. 

Kembali, Gubernur Ansar mengingatkan bahwa semua Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJB) yang akan dilaksanakan untuk terus memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. 

"Sisa PBJP yang akan direalisasikan pada triwulan ke-4, memprioritaskan penggunaannya terlebih dahulu dari produk-produk lokal terlebih dahulu, agar UMKM kita terus dapat berkembang," sebut Gubernur Ansar. 

Pemerintah Daerah untuk terus mendorong kemajuan terakhir pendaftaran E-katalog dan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). 

Jika ada UMKM yang dapat dimanfaatkan oleh Pemprov Kepri, segera lakukan pendaftaran di E-catalog, fasilitasi mereka yang tidak memahami bagaimana caranya memahami bagaimana teknisnya, 40 persen APBD untuk produk lokal, tapi kalo bisa kita lebih dari itu," tutup Gubernur Ansar.

(mit/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

×
Berita Terbaru Update