Harga BBM Naik, Belum Ada Keluhan Rekanan Penyedia PBJ di Setdaprov Sumbar
×

Adsense

Adsense Mobile

Harga BBM Naik, Belum Ada Keluhan Rekanan Penyedia PBJ di Setdaprov Sumbar

Senin, 19 September 2022 | 20.00 WIB Last Updated 2022-09-19T13:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Rosail
Kepala Biro PBJ Setdaprov Sumbar, Rosail. (f/ist)

Padang, Mjnews.id - Beberapa hari setelah Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, belum ada keluhan dari penyedia, pelaksana dan rekanan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat (Setdaprov Sumbar). 

Hal ini dikatakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekdaprov Sumbar, Rosail ketika dikonfirmasi oleh awak media ini di ruang kerjanya, Senin 19 September 2022.

"Ya, kenaikan harga BBM belum sampai pada rekanan, karena penyelenggara sudah terkontrak sebagian besar sebelum terjadinya kenaikan BBM," ungkapnya. 

Sebab, barang yang digunakan oleh rekanan telah diproduksi sebelum kenaikan harga BBM versi sekarang. 

Sekaitan dengan konfirmasi, menurut Kepala Biro PBJ Setda Pemprov Sumbar, Rosail menjelaskan, yang di tender di PBJ ini sebanyak 285 item, dan yang sudah selesai tender 223 item, serta yang sedang berlangsung tender ini hari sebanyak 37 item objek pekerjaan. 

"Ini proses tender telah berlangsung dan tengah berlangsung sedikit sekali dari Januari dan Februari 2022," imbuhnya. 

Dan, sisa dari penyelenggaraan tender di PBJ hanya tinggal lagi sebanyak 25 item, dengan perhitungan yang masuk tender di PBJ sebanyak 285 item, dan yang telah selesai tender sebanyak 223 item, serta yang sedang tender ini hari sebanyak 37 item. 

Lanjutnya, jika dihitung dengan angka uangnya dari 285 item pekerjaan tersebut hanya bernilai Rp 0, 5 miliar. 

"Sedangkan tender yang dilakukan melalui kantor, dinas, badan, lembaga lainnya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda Sumbar, menurut infonya sekitar 4 ribu item lebih pekerjaan, dengan nilai angka uang sekira Rp 1,3 triliun di tahun 2022 ini," sebutnya.

(oc)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update