Ini Tips Dokter Dian Atasi Penyakit Jantung dan Pencegahannya
×

Adsense

Adsense Mobile

Ini Tips Dokter Dian Atasi Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Jumat, 30 September 2022 | 00.00 WIB Last Updated 2022-09-29T17:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Dian Puspita
dr. Dian Puspita. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Edukasi gratis diberikan dr. Dian Puspita Fadly, Sp.JP kepada masyarakat pada seminar kesehatan dengan tema Mengenal Penyakit Jantung dan Cara Mencegahnya, Kamis (29/9/2022) di Aula Puskesmas Kebun Sikolos.

"Allah menciptakan kita, memberikan kita adanya jantung dengan fungsi memompa darah untuk membawa oksigen dan makanan. Dengan adanya darah kita bisa hidup. Alhamdulillah berdenyut 60 sampai 100 kali per menit. Itu normalnya. Sekali jantung berdenyut, memompa 70 cc darah. Satu menit memompa 5 liter darah. Darah 70 cc itu mengitari 100.000 km pembuluh darah," jelasnya.

Kalau diibaratkan seperti jalan, lanjut ketua TP-PKK Kota Padang Panjang itu, pembuluh darah ada 700.000 km. "Begitu hebatnya Allah menganugerahi kita jantung dalam tubuh. Berdenyut setiap hari kira-kira 100.000 kali. Jadi dari sini kita harus menyadari itulah salah satu kekayaan yang diberikan Allah kepada kita," ujarnya seraya mengajak menjaga jantung yang dianugerahi Allah SWT.

Kendati begitu, penyebab kematian tertinggi ialah jantung dengan angka 15 juta. Dalam paparannya, Dian mengatakan, ada beberapa penyakit jantung seperti gangguan irama, gagal jantung dan serangan jantung. 

"Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner adalah pembuluh darah yang memfasilitasi darah ke jantung. Si jantung memompa darah, tetapi memberikan darah utamanya ke jantung. Jalannya itu namanya pembuluh darah koroner," jelasnya.

Adapun penyakit jantung koroner, disebabkan lantaran penumpukan lemak di dinding pembuluh darah tersebut. Akibatnya terjadi penyempitan. Aliran darah berkurang sehingga terjadi serangan jantung. 

"Allah memberikan sinyal pada tubuh dengan adanya nyeri dada. Itu adalah alarm kita bahwa darah kurang," ujarnya. 

Dikatakannya lagi, stroke dan jantung memiliki hubungan yang erat. Kalau pembuluh darah di kepala mengalami penyempitan, oksigen kurang ke kepala, terjadi stroke. Kalau pembuluh darah itu menyempit, terjadi sakit jantung. 

Sementara itu, guna pencegahan penyakit jantung, Dian mengajak mengonsumsi makanan sehat. Di antaranya, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu rendah lemak, ikan. Lalu, sayur-sayuran terutama yang tinggi nitrat. Seterusnya, gandum, sereal kaya serat, buah-buahan mengandung Magnesium, Calsium, dan Kalium, serta makanan mengandung asam lemak tak jenuh, contohnya pada minyak zaitun. 

"Telur untuk pasien jantung, kuningnya maksimal satu kali seminggu. Kalau jantungnya normal, dua kali seminggu. Putihnya saja yang dimakan karena kuningnya kolesterol tinggi. Makan udang dibatasi. Daging ayam untuk pasien jantung dua kali seminggu. Jangan stres, jangan merokok, terus olahraga," tuturnya.

Turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Faizah, Kepala UPTD Puskesmas Kebun Sikolos, Rita Sukrina, S.Tr.Keb dan pejabat terkait lainnya.

(hrs/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update