Murid SD di Purworejo Meninggal di Kolam Renang Saat Wisata Sekolah
×

Adsense

Adsense Mobile

Murid SD di Purworejo Meninggal di Kolam Renang Saat Wisata Sekolah

Rabu, 21 September 2022 | 12.31 WIB Last Updated 2022-09-21T05:31:31Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Murid SD di Purworejo Meninggal di Kolam Renang Saat Wisata Sekolah
Murid SD di Purworejo Meninggal di Kolam Renang Saat Wisata Sekolah. (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - Wajah dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo yang masih mendapat sorotan warga masyarakat terkait dengan regrouping sekolah yang belum usai, kini bertambah dengan adanya kasus meninggalnya seorang murid kelas 6 sekolah dasar saat mengikuti studi tour yang diselenggarakan oleh sekolah.

Liburan yang seharusnya menyenangkan hati berubah menjadi duka mendalam buat keluarga Suwaldi (57), orang tua kandung Wirajati Sentika (12), biasa dipanggil Rojat, murid kelas VI SDN 2 Pangen Jurutengah, Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah.

Rojat (12) tahun, warga Dukuh Trukan RT 03 RW 04 Kelurahan Pangen Jurutengah, siswa kelas VI di SDN 2 Pangen Jurutengah tewas tenggelam di kolam renang Puri Indah Park Gabusan Bantul, Yogyakarta, saat mengikuti studi tour yang diadakan oleh sekolah pada Selasa (20/9/2022).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo membenarkan kejadian tersebut dan sudah dapat diselesaikan dengan semua pihak dan pihak keluarga sudah dapat menerima meninggalnya Rojat, merupakan musibah murni dan tidak akan ada proses hukum.

Dari keterangan beberapa pihak termasuk biro travel Berkah disebutkan, musibah berawal ketika anak-anak dari SDN 2 Pangen Jurutengah berenang di kolam renang Puri Indah Park, Gabusan, Bantul setelah sebelumnya rombongan dari Kasongan dan Taman Pintar. Saat itu semua anak-anak terpantau berenang di kolam yang dangkal.

Selesai berenang, anak anak menuju ruang ganti pakaian, dan saat itu Rojat kembali lagi kolam renang karena ada barang yang tertinggal.

Pada saat semua teman-temannya sudah berkumpul di dalam bus, untuk melanjutkan perjalanannya, Rojat belum juga tampak kembali. Para guru pun mencari keberadaan Rojat dan betapa terkejutnya mereka saat mengetahui Rojat tenggelam di dasar kolam dengan ke dalam 1,5 meter.

Pada saat diangkat dari dalam kolam, kondisi Rojat masih hidup dan sempat diberikan pertolongan pertama oleh petugas pengelola kolam renang dan segera dilarikan ke RS, namun dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Panembahan, Bantul nyawanya tak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Hadir dalam upacara prosesi pemakaman korban Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Suparyono, S.Pd, Kepala SDN 2 Pangen Jurutengah, Sulastri, S.Pd, Lurah Pangen Jurutengah Widodo, S.Sos, KH Drs Faridz, M.Pd, dan Babinsa Babinkamtibmas Kelurahan Pangen Jurutengah.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update