Polres Yapen Mediasi Penyelesaian Kisruh Klasis Yapsel dengan Kepala Kampung Imandoa
×

Adsense

Adsense Mobile

Polres Yapen Mediasi Penyelesaian Kisruh Klasis Yapsel dengan Kepala Kampung Imandoa

Senin, 19 September 2022 | 19.30 WIB Last Updated 2022-09-19T12:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Polres Yapen Mediasi Penyelesaian Kisruh Klasis Yapsel dengan Kepala Kampung Imandoa
Polres Yapen Mediasi Penyelesaian Kisruh Klasis Yapsel dengan Kepala Kampung Imandoa. (f/humas)

Yapen, Mjnews.id - Menindaklanjuti permasalahan antara warga Jemaat GKI Eben Haezer Warari Serui, Kabupaten Yapen dengan Kepala Kampung Imandoa Kabupaten Yapen, dimana telah dimediasi oleh pihak Polres Kepulauan Yapen beberapa waktu lalu.

Mediasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Klasis Yapen Selatan (Yapsel) bersama beberapa anggotanya, anggota BP AM Sinode Wilayah IV di Serui dan telah diterima secara baik oleh warga Jemaat GKI Eben Haezer Warari Serui, Ketua Jemaat GKI Eben Haezer Warari, dan Kapolsek Yapen Selatan mewakili Kapolres Kepulauan Yapen. 

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Herzoni Saragih mengungkapkan bahwa, kembali telah dilakukan pertemuan lanjutan antara pihak Klasis Yapen Selatan dan Herold Mano selaku Kepala Kampung Imandoa guna membahas tehnis menyelesaikan persoalan yang terjadi, bertempat di Kantor Klasis Yapen Selatan, Senin (19/9/2022).

"Tadi siang di lakukan pertemuan lanjutan lagi untuk membahas persoalan dengan membahas beberapa pokok pembahasan, sebelumnya sudah di lakukan mediasi," ungkap Kapolres Kepulauan Yapen.

Lanjutnya, pada pembahasan dibahas yaitu perbaikan surat permohonan maaf oleh Kepala Kampung Imandoa, mencabut kata-kata yang diucapkan kepada Pdt. Hengki Satia sebagai Ketua Jemaat GKI Eben Haezer Warari, membuat pernyataan sikap secara tertulis diatas kertas bermeterai menyatakan bahwa saudara Herold Mano tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, tidak melarang program Sinode GKI di Tanah Papua berupa kegiatan pembacaan Al-Kitab dalam rangka BBK (Bulan Bina Keluarga).

"Surat pernyataan permohonan maaf yang bersangkutan dan pernyataan sikap nya akan di buat dalam kesempatan pertama kepada Badan pekerja Sinode di Tanah Papua lewat anggota BP AM Sinode Wilayah IV di serui dengan tembusan masing-masing, dengan himbauan agar masing-masing pihak menjunjung tinggi toleransi umat beragama," katanya.

Selaku pimpinan di wilayah hukum Polres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih menghimbau kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali agar dapat bersama-sama bergandengan tangan untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif terlebih khusus di Kabupaten Kepulauan Yapen.

(asm)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update