Polri Ajak Tokoh Padang Pariaman Cegah dan Tolak Paham Radikal
×

Adsense

Adsense Mobile

Polri Ajak Tokoh Padang Pariaman Cegah dan Tolak Paham Radikal

Kamis, 01 September 2022 | 22.00 WIB Last Updated 2022-09-01T15:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Divhumas Polri saat Forum Group Discussion
Divhumas Polri saat Forum Group Discussion, Kamis (1/9/2022) pagi. (f/humas)

PADANG PARIAMAN, Mjnews.id - Untuk mencegah masuknya paham radikalisme, terorisme dan intoleran, Polri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menolak paham tersebut.

Seperti yang dilakukan Divhumas Polri di Polres Padang Pariaman melalui Forum Group Discussion (FGD), Kamis (1/9/2022) pagi. Di hadapan para tokoh se Kabupaten Padang Pariaman, polisi menyampaikan bahaya dan dampak dari paham radikal, teroris dan intoleran.

“Paham radikal itu bisa memecah belah persatuan bangsa Indonesia, dasar ideologi kita adalah Pancasila. Maka mari kita bersama-sama menolak paham radikal tersebut dan jangan sampai masuk di lingkungan kita,” kata AKBP Erlan Munaji, S.Ik selaku tim dari Divhumas Polri.

Sementara, Nasir Abas yang merupakan ex. Napiter sebagai narasumber menjelaskan bahwa pemahaman yang beraliran radikal, mengarah ke arah dan intoleran.

Paham Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau perubahan sosial politik dengan cara kekerasan maupun drastis.

Terorisme, merupakan perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban, katanya.

Nasir Abas menuturkan, paham radikalisme yang mengatasnamakan islam saat ini berkeinginan melawan pemerintah NKRI, mengganti sistem pemerintahan NKRI menjadi khilafah.

“Berbagai cara mereka (kelompok radikal) untuk merekrut kelompoknya. Untuk itu kita jangan sampai terpengaruh dengan ajakan mereka,” ungkapnya.

Dalam FGD ini diikuti oleh Wakapolres Padang Pariaman Kompol Taufik Isra, Kabag Ops Polres Padang Pariaman Kompol Armijon, Kasat Intelkam Iptu Nirdes Ali, Kasat Binmas AKP Zamzami.

(hms/eds)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update