Rencanakan Pemekaran DOB, DPRD Jabar Konsultasi ke DPD RI
×

Adsense

Adsense Mobile

Rencanakan Pemekaran DOB, DPRD Jabar Konsultasi ke DPD RI

Kamis, 15 September 2022 | 17.00 WIB Last Updated 2022-09-15T10:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

JAKARTA, Mjnews.id - Komite I DPD RI menerima delegasi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka konsultasi terkait rencana pemekaran 8 (delapan) calon daerah otonomi baru (DOB) di provinsi tersebut.

Kepala Biro Persidangan I Setjen DPD RI, Oni Choiruddin bertindak mewakili Komite I dalam memberikan sambutan pada acara yang diadakan di Ruang Buleleng Komplek Parlemen Senayan, Kamis (15/9/2022). 

Oni menyampaikan DPD RI khususnya Komite I, memiliki perhatian yang cukup serius terhadap pemekaran daerah. Dirinya berpendapat antusiasme provinsi yang tinggi dalam pemekaran daerah dikarenakan pemekaran ini menjadi salah satu solusi dalam upaya memajukan daerah dan meningkatkan pelayanan publik, khususnya di wilayah calon DOB. 

"Antusiasme daerah dalam mendorong pembentukan DOB sangat besar, adapun usulan daerah otonomi baru yang masuk ke DPD hingga saat ini berjumlah 183 usulan, terdiri dari 15 usulan DOB Provinsi, 145 usulan calon DOB Kabupaten dan 23 calon DOB Kota," tutur Oni. 

Dalam audiensi tersebut, DPRD Jawa Barat menyampaikan beberapa pertanyaan terkait rencana pemekaran DOB Provinsi Jawa Barat ini. 

"Kedatangan kami ke DPD  RI ini selain untuk berkonsultasi kepada Komite I yang dalam tugasnya berkaitan erat dengan otonomi daerah, sekaligus kami ingin mengetahui skema pembinaan daerah otonomi baru dan bagaimana pandangan DPD RI sendiri dengan rencana pemekaran 8 calon daerah otonomi baru Jawa Barat yang sedang kami perjuangkan," tanya Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman. 

Bedi berharap agar pemerintah pusat dapat sejalan dengan harapan pemerintah daerah terkait manfaat besar dari pemekaran DOB ini. 

"Agar dapat dipahami bersama  bahwa pemekaran DOB ini bukan hanya keinginan DPRD Jabar tapi memang kebutuhan provinsi untuk memudahkan administrasi dan pelayanan masyarakat mengingat jumlah penduduk Jawa Barat yang sangat padat dan keadaan geografis wilayah yang sangat luas, untuk itu kami berharap jangan sampai daerah merasa pemekaran ini sangat penting namun pemerintah pusat tidak sejalan dan memandang pemekaran ini belum perlu," ucap Bedi. 

Menanggapi hal tersebut, Oni menjelaskan akan mendiskusikan pertanyaan tersebut kepada seluruh anggota komite I untuk selanjutnya menginformasikan hasil diskusi dalam bentuk tertulis. 

"Terkait rencana pemekaran delapan calon daerah baru di Provinsi Jawa Barat akan kami diskusikan dengan seluruh anggota terutama dari perwakilan Senator Jawa Barat, dimana hasilnya akan kami informasikan secara tertulis dan ditindaklanjuti dalam bentuk kunjungan kerja ke DPRD Jawa Barat atau undangan untuk audiensi selanjutnya," tutup Oni.

(dpd/eds)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

×
Berita Terbaru Update