Sekolah Ditutup, Murid SDN 2 Kemirilor Purworejo Boyongan Naik Odong-odong
×

Adsense

Adsense Mobile

Sekolah Ditutup, Murid SDN 2 Kemirilor Purworejo Boyongan Naik Odong-odong

Senin, 12 September 2022 | 22.20 WIB Last Updated 2022-09-12T15:20:54Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Purworejo, MJNews.id - Setelah mendapatkan SK Bupati Purworejo Nomor : 160.18/464/2022 Tentang Penetapan Penghapusan/Penggabungan Sekolah Dasar Negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah Tahun 2022, pada Senin (12/09/2022), murid SD N 2 Kemirilor, Kecamatan Kemiri, melakukan boyongan ke SDN Kalimeneng dengan menggunakan odong-odong. 

Acara boyongan dengan menggunakan odong-odong di inisiasi oleh wali murid SD N 2 Kemirilor, dan dari 56 murid SD N 2 Kemirilor, sebanyak 45 anak pindah ke SDN Kalimeneng, 6 anak ke SDN I Kemirilor, 3 anak ke SDN Kemirikidul, dan 2 anak ke SDN Kemiri.

Kepala Desa Kemirilor, Sri Sumarni ikut serta mendampingi siswa/i yang boyongan ke SDN Kalimeneng, beliau mengatakan, Saya tidak bisa memaksakan wali murid harus memindahkan putra putrinya ke SD gabungan, tapi hanya meminta kepada wali murid anak-anaknya harus tetap sekolah.

"Ini tidak ada paksaan dari siapapun, dan boyongan murid SDN 2 Kemirilor dengan mengunakan odong-odong merupakan inisiatif dari wali murid sendiri tanpa ada intervensi dari manapun, baik dari saya pribadi maupun dari pemerintah desa Kemirilor," katanya.

Sri Sumarni berharap supaya sekolah bisa tetap ada di Desa Kemirilor, sedang hak memilih pendidikan sekolah ada pada wali murid mau menyekolahkan anaknya di mana.

"Saya hanya berpesan kepada wali murid harus bisa menyuport dan membombong anak anak agar tetap semangat belajar, jangan sampai putus sekolah," ucapnya.

Sri Gusmiatun, Kepala Sekolah SD N Kalimeneng mengatakan bahwa hari ini SD N Kalimeneng menerima siswa dari SD N 2 Kemirilor yang di regrouping karena inisiatif dan kemauan wali murid pindah ke SD N Kalimeneng.

"Dari adanya penambahan siswa baru yang masuk ke SD Kalimeneng kami, harus menata ruangan supaya anak yang pindah kesini bisa nyaman dalam belajar serta bisa segera beradaptasi dengan siswa SD N Kalimeneng, sehingga bisa belajar bersama,'' ucapnya.

Sementara itu, Sari wali murid dari SD N 2 Kemirilor mengatakan hari ini anak saya pindah sekolah ke SD N Kalimeneng karena sekolah dasar dari SD N 2 Kemirilor sudah di tutup atau diregrouping.

Acara pindahan cukup unik karena, menggunakan odong-odong, ini sebagai bentuk support orang tua pada anak-anak supaya tidak merasa kecewa pindah sekolah,sehingga anak-anak merasa senang sampai disekolah yang baru," ucapnya.

"Saya berharap siswa yang di SD N 2 Kemirilor bisa diterima dengan baik,dan bisa belajar lebih giat lagi," tutupnya.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update