Wabup Asahan Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Sumut 2022
×

Adsense

Adsense Mobile

Wabup Asahan Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Sumut 2022

Selasa, 20 September 2022 | 03.30 WIB Last Updated 2022-09-20T12:24:09Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Asahan, MJNews.id - Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi hadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumatera Utara bertempat di Grand City Hall Medan, Senin (19/9/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sunatera Utara Musa Rajekshah, Kepala BKKBN Provinsi Sumut M. Irzal, SE., ME., serta para ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Sumatera Utara.

Wakil Gubernur Musa Rajekshah dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan untuk memantau capaian pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Sumatera Utara.

Ia menambahkan, bahwa dalam menyukseskan percepatan penurunan stunting, kolaborasi adalah kunci. 
"Diharapkan dukungan dari semua unsur dalam TPPS se Provinsi Sumatera Utara dan lintas sektoral untuk dapat secara optimal melakukan pemutakhiran data keluarga berisiko stunting," ucap Wagubsu. 

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Usai mengikuti Acara Menyampaikan bahwa dalam penanganan stunting, aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelayanan dasar seperti sektor pendidikan dan kesehatan, karena stunting terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan aspek ekonomi yang perlu ditingkatkan.
                     
“Mengingat salah satu faktor penyebab stunting adalah  kasus kekurangan gizi. Maka  peran orang tua dalam memberi asupan gizi kepada anak sangat penting. Dengan demikian maka edukasi oleh Pemerintah Daerah  melalui instansi terkait, baik Dinas Kesehatan, Bappeda DPMD dan Camat harus terus dilakukan," tegas Wakil Bupati.

Kita berharap, lanjut Wakil Bupati, ke depan penangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilakukan secara maksimal  dengan Bersinergi dan berkolaborasi antara  OPD terkait, pro aktif bersama tenaga kesehatan di tingkat desa dan kecamatan serta para kader PKK, kader pembangunan manusia, Posyandu, KB, dan lainnya dalam menghimpun/memverifikasi/menginput data stunting yang ada di wilayah masinh masing.

(Isn)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update