Wagub Kepri Bersama Menag RI Hadiri Silaturahmi Tokoh Lintas Agama di Batam
×

Adsense

Adsense Mobile

Wagub Kepri Bersama Menag RI Hadiri Silaturahmi Tokoh Lintas Agama di Batam

Sabtu, 03 September 2022 | 01.00 WIB Last Updated 2022-09-03T10:37:17Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Marlin Agustina bersama Yaqut Cholil Qoumas
Wagub Kepri, Marlin Agustina bersama Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Hj. Marlin Agustina menyatakan bahwa kerukunan merupakan salah satu modal dalam pembangunan. Karena itu, dirinya mengajak untuk terus menjaga nikai-nilai toleransi agar kerukunan antar umat beragama dapat terus dipertahankan, sehingga menjadi sistem pendukung untuk memajukan Kepulauan Riau. 

"Keberagamaan suku, agama dan budaya adalah kekayaan yang dimiliki Kepri. Keberagaman itu adalah modal yang harus dijaga dan dirawat dengan kerukunan," kata Wagub Marlin saat menghadiri Silaturahmi Temu Tokoh Lintas Agama dan Pembinaan ASN Kemenag Kepri se-Provinsi Kepri di Grand Ballroom V Golden Udang, Bengkong, Kota Batam, Jumat (2/9/2022). 

Silaturahmi ini langsung dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Hadir juga Kakanwil Kemenag Kepri H Mahbub Daryanto, Wakapolda Kepri Brigjen Rudi Pranoto dan Kabinda Kepri Laksamana Pertama TNI Adriansyah. Hadir juga Kajari Kota Batam Herlina Setyorini, Wi Kota Tanjungpinang Hj Rahma dan Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim. 

Wagub Marlin menambahkan bahwa Kepulauan Riau sejak dulu menjadi tempat persinggahan. Hal ini membuat masyarakatnya majemuk, baik dari suku dan agamanya. Tak heran daerah ini pun disebut sebagai miniatur Indonesia dengan keragaman suku bangsa dan agama.

Meski beragam suku dan agama, kata Ketua PIKORI BP Batam ini, tingkat Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kepulauan Riau berada di angka 76,20 persen, lebih tinggi dari rata-rata Nasional yang hanya berada di angka 72,39 persen. Oleh karena itu, hal ini membawa Provinsi Kepulauan Riau berada pada peringkat pertama se-Sumatera dan peringkat ke-sembilan se-Indonesia.

Hj. Marlin menambahkan bahwa pada 2022 ini, Pemerintah melalui Kementerian Agama RI mencanangkan tahun ini adalah Tahun Toleransi. Di tengah kemajemukan suku, agama dan budaya yang ada di Indonesia, masyarakat Indonesia sudah sangat menerapkan nilai toleransi. Marlin pun mengajak semua untuk lebih pererat nilai toleransi, melalui moderasi beragama.

"Moderasi Beragama merupakan sikap dan menjadikan upaya agama sebagai dasar dan prinsip untuk selalu menghindari perilaku atau tindakan yang ekstrem (radikalisme) dan selalu mencari jalan tengah yang tanpa objek dan semua elemen kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa Indonesia," katanya.

Marlin berharap, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi antar tokoh agama baik dengan pemerintah atau instansi terkait untuk saling bertukar pikiran dan informasi guna mengambil langkah-langkah yang strategis dalam menyelesaikan masalah-masalah kerukunan umat beragama. Selanjutnya tokoh agama diharapkan lebih mampu memahami kesatuan dan persatuan Indonesia.

Dalam pada itu, Menag Yaqut menyamoaikan bahwa tantang di Kepri tidak mudah. Namun dia bersyukur Kepri tetap aman dan terkendali disampaikan Wagub Marlin.

"Kepri merupakan daerah terbaik dalam kerukunan beragama. Kepri sudah baik. Kita hanya tinggal melanjutkan kebersamaan, kerukunan dan bertoleransi yang sudah kita jalin dan bangun selama ini," kata Menag Yaqut.

(*/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update