Warga Desa Alam Jaya Lampura Apresiasi Program IPLT
×

Adsense

Adsense Mobile

Warga Desa Alam Jaya Lampura Apresiasi Program IPLT

Selasa, 06 September 2022 | 20.15 WIB Last Updated 2022-09-06T13:17:42Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Warga Desa Alam Jaya Apresiasi Program IPLT
Warga Desa Alam Jaya di Kabupaten Lampura Apresiasi Program IPLT. (f/novi anggraini)

Lampung Utara, Mjnews.id - Pembangunan sarana prasarana Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang diberdayakan melalui Tim Pelaksana Swakelola Kelompok Swadaya Masyarakat (TPS-KSM) di beberapa desa yang ada di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menuai apresiasi warga.

Seperti yang terekam kamera tim liputan awak media, pelaksanaan pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di desa Alam Jaya, Kecamatan Kotabumi Selatan, kabupaten setempat, Selasa (06/09/2022).

Hal tersebut disampaikan Sakaria, warga Desa Alam Jaya yang menerima bantuan sanitasi saat disambangi awak media di lokasi tepatnya di belakang rumah miliknya yang sedang di bangun sanitasi.

"Saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah kabupaten Lampura melalui dinas PUPR Cipta Karya yang telah merealisasikan pembangunan sanitasi bagi kami warga tidak mampu, kerena bantuan pembangunan sanitasi ini sangat membantu kami khususnya warga yang tidak mampu", ungkapnya.

Hal senada disampaikan Darsono, salah satu warga desa setempat yang mendapatkan bantuan pembangunan sanitasi. Dirinya pun mengaku sangat terbantu dengan pembangunan sanitasi tersebut, sebab bertahun-tahun ia dan keluarga ketika BAB menggunakan WC Cemplung, hal tersebut di sebabkan karena keterbatasan ekonomi keluarga.

"Iya, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa dan pemerintah daerah yang telah membantu membangun sanitasi yang layak bagi kami warga tidak mampu, selaku rakyat kecil dan tidak mampu kami sangat mengapresiasi program pembangunan sanitasi ini", tuturnya 

Masih kata Darsono, sebab selain baik untuk kesehatan, sanitasi layak seperti ini, tidak menimbulkan aroma yang tidak sedap di lingkungan, beda dengan sebelumnya ketika kami buang hajat menggunakan WC Cemplung. "Kadang kami merasa risih dan malu ke tetangga karena aroma tidak sedap yang ditimbulkan oleh WC Cemplung tersebut," pungkasnya.

(Mpi)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update