Bupati dan Wabup Tanah Datar Kompak Pakai Batik Batu Taba di Galundi Singkarak Festival
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Bupati dan Wabup Tanah Datar Kompak Pakai Batik Batu Taba di Galundi Singkarak Festival

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 21.00 WIB Last Updated 2022-10-29T14:00:58Z

Advertisement

Advertisement

Galundi Singkarak Festival
Pembukaan Galundi Singkarak Festival. (f/prokopim)

TANAH DATAR, Mjnews.id - Dirancang khusus oleh masyarakat nagari Batu Taba bersama pemerintah nagari dan juga panitia pelaksana, Galundi Singkarak Festival yang didukung penuh oleh para niniak mamak setempat dan dipusatkan di tapian danau Singkarak kecamatan Batipuh Selatan, resmi dibuka oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, Sabtu (29/10/2022). 

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Wakil Bupati Richi Aprian, datang boat ke lokasi acara didampingi isteri masing-masing menggunakan setelan batik asli Batu Taba dengan motif Bilih Disalo Jeriamon. 

Tampak hadir pada acara pembukaan tersebut Anggota DPD RI Hj. Ema Yohana, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinlady, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Fraksi Demokrat Arkadius Dt. Intan Bano, Wakil Bupati Tanah Datar periode 2016-2021 sekaligus Bupati Tanah Datar Sisa Masa Jabatan 2020-2021 Zuldafri Darma, Anggota DPRD Tanah Datar, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra dan Ketua GOW Tanah Datar Ny. Patty Richi Aprian. 

Selain itu juga hadir Wakapolres Kota Padang Panjang Kompol Alvira. Kadis Pariwisata Provinsi Sumbar Luhur Budianto, para Asisten, Kepala OPD di lingkup Pemda Tanah Datar, Generasi Anti Narkotika Sumbar, Camat Batipuh Selatan Beny Yohendri beserta camat se Tanah Datar, Wali Nagari Batu Taba Desrianto bersama para Wali Nagari se kecamatan Batipuh Selatan, Pokdarwis, angku-angku, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. 

Wali Nagari Batu Taba Desrianto pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan yang sangat luar biasa dan antusias. 

Selain itu khusus kepada Pemda Tanah Bupati Tanah Datar melalui Bapak Bupati juga disampaikan terima kasih karena yang telah menganggarkan 2,4 milyar pada tahun ini untuk pembangunan dermaga. 

"Atas nama pemerintahan nagari kami mohon maaf, kegiatan tersebut belum bisa dilaksanakan tahun ini. Insya Allah pada tahun depan kegiatan ini tetap dianggarkan," sampai Desrianto. 

Desrianto juga jelaskan bahwa kegagalan rencana pembangunan dermaga disebabkan akses untuk menuju ke dermaga saat ini pemiliknya sedang bersengketa, sehingga tidak mungkin dilakukan pembangunannya. 

"Saat ini masing-masing pihak mengaku berhak atas lahan itu, jadi sementara waktu kami meminta kepada pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikan dulu permasalahannya setelah itu dermaga baru bisa dibangun," jelasnya. 

Masalah ini menurut Desrianto juga sudah disampaikan kepada pihak KAN nagari Batu Taba untuk selanjutnya difasilitasi secara adat dengan para niniak mamak. 

"Kuta sudah sampaikan ini kepada KAN untuk dibantu memediasi dengan pihak-pihak yang terkait, karena semuanya masih keluarga. Kalau memang tidak mungkin, kita juga akan carikan lokasi lain sebagai solusi," terangnya. 

Sementara Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya mengatakan rasa bangganya karena Galundi Singkarak Festival yang merupakan rangkaian program unggulan pemerintah Kabupaten Tanah Satu Nagari Satu Event ini dihadiri langsung oleh anggota DPD RI Hj. Ema Yohana. 

"Ini pertama kali terjadi, dari 11 rangkaian pelaksanaan program Satu Nagari Satu Event tidak pernah ada, baru pada pelaksanaan yang ke 12 dihadiri langsung oleh anggota DPD RI dan ini sangat luar biasa, kami berharap ibu Hj. Ema Yohana mau membantu kami memperjuangkannya di pusat nanti," sampai Bupati Eka. 

Kepada Panitia dan seluruh masyarakat nagari Batu Taba, Bupati Eka juga menyampaikan terima kasih karena telah mampu menggali potensi nagari ini dan menampilkannya dalam bentuk event yang diberi nama Galundi Singkarak Festival II ini. 

"Saya sangat bangga sekali hari ini, ini konsepnya sangat bagus. Tadi banyak yang mengirim pesan WhatsApp kepada Saya, selain itu foto yang beredar di berbagai media sosial juga bagus-bagus dan sangat indah sekali," ujar Bupati Eka. 

Sementara terkait dengan penyampaian wali nagari Batu Taba tentang kendala rencana pembangunan dermaga yang seyogyanya untuk mendukung pariwisata di sekitar danau Singkarak, menurut Bupati Eka ini tidak menjadi persoalan. 

"Itu namanya kita semangat membangun wisata di Tanah Datar khususnya di sekitar pinggir danau Singkarak wilayah kabupaten Tanah Datar, dan ini tidak akan mematahkan semangat kami untuk selalu membangun di nagari ini. Jangan khawatir, untuk pembangunan dermaga ini kami akan terus anggarkan bersama anggota DPRD Tanah Datar," kata Eka Putra. 

"Kegagalan itu hal yang biasa, ke depan kita akan koreksi diri kita. Kita harus lebih berhati-hati lagi, insyaallah para niniak mamak, warga dan semua perantau akan membantu sehingga apa yang kita impikan untuk memperindah nagati Batu Taba ini akhirnya bisa kita relevansikan bersama-sama," tambah Bupati. 

Dilain pihak, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinlady, mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat mengapresiasi Galundi Singkarak Festival II yang merupakan rangkaian dari program unggulan Satu Nagari Satu Event pemerintah Kabupaten Tanah Datar. 

"Ini luar biasa, pak Bupati hadir beserta ibu, pak Wabup juga sama, ini menunjukkan kepala daerahnya kompak. Kalau kepala daerahnya kompak pembangunannya lancar, masyarakatnya senang dan indikator ekonomi makronya bisa terlihat sangat baik.Tanah Datar ini sebagai salah satu kabupaten yang layak dicontoh di Sumatera Barat," sampainya. 

Wagub Audy juga menyampaikan kalau saat ini salah satu nagari di Tanah Datar yakni nagari Tuo Pariangan masuk 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022 dan diharapkan bisa keluar sebagai juara 1. 

"Kalau nagari Tuo Pariangan juara 1 ADWI 2022 berarti ini sejarah, perwakilan Sumatera Barat bisa menjadi juara, mari kita dukung dan doakan bersama. Dan nagari Batu Taba ini juga bisa masuk sebagai salah satu calon desa wisata," ujarnya. 

Namun demikian, kata Wagup beberapa hal harus segera dipersiapkan kembali terutama yang paling penting sumber daya manusianya. "Itu yang paling penting untuk membangun dunia pariwisata, yang utama adalah pelayanan. Pelayanan harus baik, kebersihan juga harus dijaga," pungkasnya. 

Pada Galundi Singkarak Festival tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan kesenian tradisional, silek, arakan jamba dan berbagai kuliner tradisional asli nagari Batu Taba.

(prokopim)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update