Dinas PUPR Lampura Tinjau Perlintasan Jalan yang Nyaris Putus di Tanjung Senang
×

Adsense

Adsense Mobile

Dinas PUPR Lampura Tinjau Perlintasan Jalan yang Nyaris Putus di Tanjung Senang

Senin, 03 Oktober 2022 | 14.30 WIB Last Updated 2022-10-03T08:23:21Z

Advertisement

Advertisement

Dinas PUPR Lampura Tinjau Perlintasan Jalan yang Nyaris Putus
Dinas PUPR Lampura Tinjau Perlintasan Jalan yang Nyaris Putus di Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan. (f/novi)

KOTABUMI, Mjnews.id - Menindaklanjuti keluhan masyarakat kebun empat Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Lampung, Kasi Pembangunan dan Tenaga Ahli Saliman Dinas PUPR Lampura, Ardiyanto didampingi Kasi Pembangunan kelurahan setempat, Erniati, SE, MM meninjau langsung lokasi gorong-gorong yang nyaris hampir putus, Senin (03/10/2022).

Ardiyanto mengatakan, kami meninjau laporan masyarakat terkait jalan penghubung LK 1 dan LK 2 yang hampir terputus di Kelurahan Tanjung Senang, sudah kami cek dan kami hitung dan akan kami laporkan kepada pimpinan kami Plt. Kepala Dinas PUPR dan insya Allah akan segera terealisasi.

Sementara Erniati mengatakan, kami berharap semoga keluhan masyarakat Kelurahan Tanjung Senang dapat terlaksana,dan allhamdulilah hari ini sudah direspon oleh Finas PUPR Lampung Utara.

Sementara RT 01 Kelurahan Tanjung Senang, Selamet Hariyanto meminta kepada pemerintah daerah agar segera memperbaiki jalan penghubung lingkungan I dan II, gorong-gorong yang sudah rusak parah karena ini merupakan jalan akses yang setiap harinya dilewati masyarakat.

Masyarakat Tanjung Senang mengharapkan perbaikan gorong-gorong yang hampir terputus, jalan penghubung dari LK I dan LK II sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat karena jalan itu penghubung ke puskesmas dan akses ke sekolah anak-anak. 

Menurut warga, jika turun hujan airnya meluap dan menutupi jalan yang dilewati sangat membahayakan khususnya ibu-ibu dan anak-anak.

"Kami berharap kepada pemerintah Daerah, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati dapat segera memperbaiki gorong-gorong ini, karena ini sejak 2019 sudah rusak dan belum tersentuh oleh pemerintah daerah," tutup warga, yang tidak mau disebutkan namanya.

(mpi)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update