Hadiri Seminar ICMI, Wako Padang Panjang Imbau untuk Kembali ke Instrumen Keuangan Islam
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Hadiri Seminar ICMI, Wako Padang Panjang Imbau untuk Kembali ke Instrumen Keuangan Islam

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 16.30 WIB Last Updated 2022-10-29T13:55:43Z

Advertisement

Advertisement

Fadly Amran
Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk kembali kepada instrumen keuangan Islam yang solutif di tengah problematika umat, seperti zakat dan wakaf.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Seminar Pra Silatnas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Padang Panjang, di Aula Hotel Pangeran Padang Panjang, Sabtu (29/10/2022).

Seminar ini mengangkat tema “Menghapus Riba dan Rentenir dengan Meningkatkan Kepedulian Muzakki Melalui Baznas Kota Padang Panjang” 

Dengan adanya riba dan rentenir di tengah-tengah masyarakat, kata Wako Fadly, dapat menimbulkan permusuhan antara pribadi dan mengurangi semangat kerja sama, saling menolong dengan sesama manusia. Sistem riba tersebut dapat merusak dan sama sekali tidak membawa pertumbuhan ekonomi yang sebenarnya.

“Zakat dan wakaf ini merupakan salah satu ajaran Islam yang mengandung unsur spiritual dan material yang memuat pesan kepedulian, berbagi dan upaya melakukan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat khususnya Padang Panjang untuk kembali kepada instrumen keuangan Islam yang solutif seperti zakat dan wakaf ini,” ujarnya.

Ketua Orwil ICMI Sumbar, Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS yang juga berkesempatan hadir melalui Zoom Meeting mengatakan, Kota Padang Panjang bisa menjadi percontohan oleh kabupaten kota lain dalam mengelola zakat dan wakaf serta menghapuskan riba dan rentenir di tengah-tengah masyarakat. Di mana ini dibutuhkan kolaborasi antarpihak terkait seperti Baznas, Badan Wakaf Indonesia, MUI, ASN serta masyarakat dalam pengelolaannya.

“Saya yakin dan berharap Kota Padang Panjang bisa menjadi contoh. Sebagai Kota Serambi Mekkah, sangat pas melaksanakan ini. Ini kita lakukan juga untuk menyejahterakan masyarakat dan menumbuhkan perekonomian yang baik ke depannya,” tuturnya.

Turut hadir Ketua Baznas Sumbar, Dr. H. Buchari Muchtar, Ketua MUI Sumbar, Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc. MA Datuak Palimo Basa, Ketua ICMI Padang Panjang, H. Ferry Sy. Amir, S.E, M.Si Datuak Tumbijo, Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag, Forkopimda, Camat Padang Panjang Barat, Fiori Agustian, SIP, Kabag Kesra, Erwina Agreni, M.Si serta undangan lainnya.

(tia/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update