Ayo Hunting Foto Bersama dengan Pakaian Tradisional Minang di PDIKM Padang Panjang

Hunting Foto Bersama dengan Pakaian Tradisional Minang di PDIKM Padang Panjang
Hunting Foto Bersama dengan Pakaian Tradisional Minang di PDIKM Padang Panjang. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) bakal disemarakkan dengan gelaran fashion show bertemakan pakaian adat tradisional Minang. Jika tak ada aral melintang, Jumat (7/10/2022), kegiatan ini dihelat di Museum Bustanil Arifin, PDIKM.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Arif Rahman Dhanu, Rabu (5/10/2022) mengatakan, yang dilombakan nanti adalah fotonya. Sementara para model telah disiapkan menggunakan pakaian adat yang tersedia di PDIKM. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami undang masyarakat, maupun fotografer serta wisatawan, agar beramai-ramai datang ke PDIKM. Kegiatan ini tidak ada kategori tertentu, dan terbuka untuk umum. Insert pre-sale Rp15.000/orang dan on the spot Rp20.000/orang. Include tiket masuk PDIKM dan snack,” sebut mahasiswa Jurusan Fotografi Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang itu.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas, APKASI dan APEKSI Sumbar Silaturahmi di Cinangkiek Solok

Para peserta lomba (fotografer), kata Arif, memoto para model mahasiswa yang tengah magang di PDIKM. Di antaranya mahasiswa Jurusan Pariwisata Syariah dan Jurusan Sejarah UIN Syekh Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi, mahasiswa Jurusan Fotografi ISI, dan mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. 

“Insyaa Allah acara akan dimulai pukul 13.30 WIB, hingga pukul 17.00 WIB. Kegiatan ini juga disponsori oleh Smart Creative,” ujarnya.

Kegiatan ini, katanya, diadakan guna melestarikan nilai budaya di tengah perubahan fashion yang sangat signifikan tanpa menghilangkan nilai dan norma-norma yang ada. 

Baca Juga  Sumbar Bakal Punya Dua "Sirip" Tol Trans Sumatera

“Sejatinya pakaian tradisi Minangkabau memiliki nilai-nilai falsafah yang menggambarkan sikap dan kepribadian masyarakat Minangkabau. Kami menilai hal ini perlu dilestarikan,” katanya.

Ditambahkan Arif, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah daya tarik agar wisatawan lokal maupun mancanegara agar berkunjung ke objek wisata PDIKM. Dan, untuk mengenal budaya Minangkabau dari sisi berbeda, salah satunya dari pakaian adat.

(rfk/arb)