Kapolsek Kutoarjo Inisiasi Rakor Forkopimcam bersama Kepala SMA, SMK dan MA, Ini Tujuannya
×

Adsense

Adsense Mobile

Kapolsek Kutoarjo Inisiasi Rakor Forkopimcam bersama Kepala SMA, SMK dan MA, Ini Tujuannya

Rabu, 12 Oktober 2022 | 10.00 WIB Last Updated 2022-10-12T09:06:11Z

Advertisement

Advertisement

Rapat Koordinasi Forkompimcam
Kapolsek Kutoarjo, AKP Kuwat menginisiasi Rapat Koordinasi Forkompimcam bersama Kepala sekolah SMA, SMK dan MA se-Kecamatan Kutoarjo di aula Polsek Kutoarjo, Rabu (12/10/2022). (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai dengan 18 tahun namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari jati dirinya melalui metode coba-coba.dan banyak kesalahan yang dilakukannya sering menimbulkan kekuatiran dan perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orang tua.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Kapolsek Kutoarjo, AKP Kuwat menginisiasi Rapat Koordinasi Forkompimcam bersama Kepala SMA, SMK dan MA se-Kecamatan Kutoarjo di aula Polsek Kutoarjo, Rabu (12/10/2022).

Rapat koordinasi dihadiri Sekcam Kutoarjo Ahmadi, S.Sos, Danramil Kutoarjo Kapten CHB Stefanus Sunarno, para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan MA serta Babinsa dan Babinkamtibmas serta unsur pemuda dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Kutoarjo AKP Kuwat menjelaskan bahwa Kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) adalah perbuatan yang melanggar norma aturan atau hukum dalam masyarakat, yang terjadi di usia remaja atau transisi masa anak-anak menuju dewasa yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti frustasi, kurangnya kasih sayang orang tua, perkembangan teknologi, pengaruh lingkungan dan hal-hal lainnya.

"Untuk itu peran serta orang tua, guru, dan pemangku kepentingan yang ada harus bisa lebih maksimal lagi dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap remaja," katanya.

Sekcam Kutoarjo Akhmadi berharap dengan rapat koordinasi ini bisa lebih terciptanya kondusifitas keamanan di wilayah Kutoarjo khususnya terkait keamanan sekolah dan kenakalan remaja sekolah dari kemungkinan tawuran antar pelajar.

Kapten Stefanus Sunarno Danramil 05 Kutoarjo lebih menekankan terciptanya keamanan yang lebih luas lagi yakni keamanan lingkungan terhadap gangguan keamanan juga kenakalan remaja sekolah, peran pengawasan orang tua lebih dominan. Oleh karenanya, pengawasan orang tua terhadap anak harus lebih ditingkatkan dan selektif mengingat kemajuan teknologi dan informasi sangat sangat berbahaya jika anak-anak tidak mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari orang tua. Lebih-lebih dalam pergaulan harus lebih bisa diarahkan agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak baik yang berakibat tindakan hukum terhadap pelaku tidak kejahatan.

"Kami siap membantu sekolah untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap anak didik bila diperlukan," pungkasnya.

Rapat koordinasi Forkompincam bersama kepala sekolah bertujuan untuk membangun komunikasi yang lebih intens dalam penanggulangan gangguan keamanan dan kenakalan remaja sekolah yang mungkin terjadi di wilayah Kutoarjo serta menciptakan kota Kutoarjo yang aman dan nyaman.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update