Murid Sekolah Dasar di Kota Padang Minati Baca Buku Perpustakaan
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Murid Sekolah Dasar di Kota Padang Minati Baca Buku Perpustakaan

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18.30 WIB Last Updated 2022-10-05T11:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Ferry Mulyani
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Ferry Mulyani. (f/obral)

Padang, Mjnews.id - Ternyata, murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang, meminati buku-buku bacaan Perpustakaan. Ungkapan ini dikemukakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Ferry Mulyani ketika dijumpai oleh awak media ini di ruang kerjanya, Rabu 5 Oktober 2022.

Menurut Ferry Mulyani, dari 410 SD di Kota Padang bisa dilayani dengan 2 unit mobil Perpustakaan keliling, dan hanya bisa terlayani dalam sekali setahun pula sebanyak 2 kali terhadap satu SD. 

"Ya, 2 kali dalam setahun bisa terlayani untuk 1 unit SD dengan 2 unit mobil Pustaka keliling," ungkapnya. 

Sedangkan minat baca dari murid SD cukup tinggi, karena murid SD belum terpengaruh dengan digitalisasi. 

Sampai tahun 2022 ini jumlah judul buku bacaan yang disediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang telah mencapai sebanyak 11.400 judul buku. 

"Di tahun ini bertambah sebanyak 400 judul buku, dari jenis buku bacaan buat umum, buku agama, sosial dan budaya," katanya. 

Sementara, sebanyak 10 tempat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tersebar di Kota Padang. "Diantaranya, TBM di Bungus, TBM di Mata Air, TBM di Kurao Pagang serta beberapa TBM yang lainya," imbuhnya. 

Sekaitan dengan hal ini, agak tipis kemungkinan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang bisa memiliki gedung baru untuk kantor ini. 

"Karena pemerintah pusat lebih memprioritaskan untuk pembangunan gedung baru buat Perpustakaan bagi daerah perbatasan, dan Kepulauan atau pun sangat identik dengan daerah tinggal atau daerah terpencil," jelas Ferry Mulyani. 

"Kita telah usulkan ke pusat tahun 2021 lalu, guna memperoleh anggaran buat pembangunan gedung baru bagi Dinas ini. Namun, ya itu tadi, karena kita Kota Padang adalah ibukota propinsi. Jadi, belum menjadi prioritas bagi pemerintah pusat," pungkasnya.

(oc)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



Adsense



×
Berita Terbaru Update