Nagari Pariangan Torehkan 3 Prestasi di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

Nagari Pariangan Torehkan 3 Prestasi di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022
Nagari Pariangan Torehkan 3 Prestasi di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. (f/prokopim)

Jakarta, Mjnews.id – Desa Wisata Pariangan torehkan 3 prestasi sangat membanggakan pada rangkaian kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022, yakni memperoleh 2 Penghargaan memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) dan menjadi Terbaik 1 pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kategori Desa Berkembang Tahun 2022.

Dua rekor MURI diserahkan Pendiri MURI, Jaya Suprana disaksikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno kepada Kadis Parpora Tanah Datar Hendri Agung Indrianto dan Pengelola Desa Wisata Nagari Pariangan Asrizal Depi, Minggu (30/10/2022) di halaman kantor Kemenparekraf Jakarta yakni, sebagai Desa Wisata Pertama dengan Batik Beraroma Kopi dan Desa Wisata Pertama yang Memiliki Pewarna Batik Alami dari Limbah Kopi.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Prof. Azril Azahari dan Ibu Rina Armeniza Aziz selaku pemilik Hak Cipta Pewarna Batik dari Limbah Ampas Kopi serta tentunya seluruh elemen yang berkontribusi terhadap pencapaian tersebut.

Kemudian, pada malam Anugerah ADWI yang dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Kadis Pariwisata Tanah Datar Hendri Agung Indrianto, Desa Wisata Nagari Pariangan menjadi Terbaik 1 pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kategori Desa Berkembang Tahun 2022 menyisihkan 4 desa Wisata lainnya dari berbagai wilayah Indonesia.

Piala penghargaan diserahkan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimulyono diterima Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Pariangan Asrizal Depi di gedung Kemenparekraf di Jakarta.

Baca Juga  Pemkab Tanah Datar Raih Anugerah Meritokrasi Kedua Kalinya dari KASN

Bupati Tanah Datar Eka Putra selepas menyaksikan langsung penyerahan piala penghargaan menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih Nagari Pariangan. “Alhamdulillah, hari ini Nagari Pariangan mencatatkan sejarah meraih 3 penghargaan pada ajang ADWI Tahun 2022 yang puncaknya malam ini,” ujarnya.

Bupati Eka juga mengatakan, prestasi ini merupakan prestasi masyarakat Tanah Datar, karena tentunya juga secara langsung dan tidak langsung turut mendukung Nagari Pariangan. Dan berharap prestasi ini dapat dipertahankan atau ditingkatkan lagi di tahun mendatang.

Ketua Pokdarwis Nagari Pariangan Asrizal Depi juga menyampaikan rasa bangga tak terkira dan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Terima kasih terkhusus kepada anggota dan pengurus Pokdarwis, berkat kerja keras semuanya prestasi ini dapat diraih. Dan tentunya ungkapan yang sama kepada Pemprov Sumbar, Pemda Kabupaten Tanah Datar dan pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu atas semua bantuan dan petunjuknya,” sampai Depi. 

Seperti penyampaian Bupati, Depi juga berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi nagari wisata lainnya di Tanah Datar. “Kita sama tahu, di Tanah Datar memiliki banyak potensi yang tak kalah hebat dengan Pariangan. Karena itu, Saya berharap prestasi ini memicu Pokdarwis lainnya untuk berprestasi yang sama di tahun mendatang,” katanya.

Baca Juga  Wabup Sampaikan Program Inovasi Pemkab Tanah Datar kepada IKTDP Palembang

Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno bahkan dalam sambutan penutupnya juga menyampaikan apresiasi khusus atas prestasi yang diraih Desa Wisata Nagari Pariangan. “Desa Wisata Nagari Pariangan sungguh luar biasa, betapa tidak karena mampu meraih 2 rekor MURI sekaligus dan juga menjadi juara 1 ADWI kategori desa berkembang. Ini bisa menjadi rujukan dan contoh bagi desa lainnya di Indonesia,” sampainya. 

Dikatakan Sandiaga lagi, Malam ADWI merupakan malam penghargaan bagi desa wisata yang berhasil masuk menjadi 50 besar desawisata terbaik se Indonesia.

“Malam ADWI yang mengangkat tema Dari Desa untuk Indonesia Bangkit ini akan diumumkan pemenang lima besar yang sudah terkurasi dan divisitasi oleh tim Menparekraf. Semuanya memiliki tujuan dan bermuara untuk mempublikasikan secara luas pariwisata Indonesia kepada semua yang ada didalam negeri maupun luar negeri,” tukasnya.

(prokopim)