Pemko Payakumbuh Dorong Koperasi Punya NIB dan Ikut BPJS
×

Adsense

Adsense Mobile

Pemko Payakumbuh Dorong Koperasi Punya NIB dan Ikut BPJS

Kamis, 27 Oktober 2022 | 20.00 WIB Last Updated 2022-10-27T13:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Ade Vianora saat sosialisasi
Kabid Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM, Ade Vianora saat sosialisasi untuk 65 koperasi aktif di Payakumbuh, Kamis (27/10/2022). (f/humas)

Payakumbuh, Mjnews.id - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mendorong pengurus koperasi di Kota Payakumbuh untuk tertib administrasi usaha dengan mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mendafarkan pengurus koperasi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal yang diwakili Kabid Koperasi dan UKM Ade Vianora saat membuka sosialisasi untuk 65 koperasi aktif yang ada di Payakumbuh, di gedung peternkan atau BIB Provinsi Sumatera Barat, Kamis (27/10/2022).

"Kami mendorong agar Koperasi dapat memasukkan pengurus dan anggotanya ke BPJS Kesehatan, karena kita tidak tau seperti apa kehidupan kita ke depan, bisa jadi tanpa sebab kita kecelakaan, atau ditimpa musibah. Dengan adanya BPJS Kesehatan setidaknya ini sudah sedikit membantu beban kita," kata Ade Vianora.

Ade juga menjelaskan, terkait NIB, seluruh Koperasi yang ada di Kota Payakumbuh seharusnya telah memiliki NIB untuk memudahkan akses dalam berurusan. Untuk mendapatkan NIB, setiap pelaku usaha bisa melakukan pendaftaran melalui OSS atau (Online Single Submission) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. OSS ditujukan untuk semua perusahaan yang akan mengajukan izin usaha di Indonesia, baik itu dalam bentuk perorangan maupun badan usaha, UMKM atau non UMKM.

"NIB atau Nomor Induk berusaha adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS. Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha bisa mengajukan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional sesuai dengan bidang usahanya masing-masing," katanya.

Selain itu, tambah Ade, NIB bisa digunakan sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API), dan hak akses kepabeanan. Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha akan terdaftar pula sebagai peserta jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan. 

"Masa berlaku dari NIB adalah selama para pelaku usaha menjalankan usahanya. Dalam proses pembuatannya, NIB tidak dipungut biaya apapun. Pj. Wako Rida Ananda bahkan sangat menantikan kedatangan para pengusaha di Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai 1 kantor wali kota untuk bisa dilayani dengan prima," tegasnya.

Dalam acara tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh juga menggandeng BPJS Kesehatan dan DPMPTSP untuk memberikan pemahaman kepada pengurus koperasi yang hadir. Narasumber dari BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Abdilhaq Fashollatain dan dari DPMPTSP Anzelina Raminda.

Diakhir kegiatan ini ada penyampaian tanggapan dari perwakilan peserta terkait pelaksanaan kegiatan dan ada juga 3 orang dari peserta yang dapat hadiah doorprize yang bisa menjawab pertanyaan dari narasumber yaitu Musri, Zamzawir, dan Bunda.

(hms/yud)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update