Perjuangan SJM Pasar Atas Bukitinggi terkait Awning Diputuskan Besok
×

Adsense

Adsense Mobile

Perjuangan SJM Pasar Atas Bukitinggi terkait Awning Diputuskan Besok

Minggu, 09 Oktober 2022 | 20.16 WIB Last Updated 2022-10-09T13:16:31Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Jalan MinangKabau Pasar Atas Bukittinggi
Jalan MinangKabau Pasar Atas Bukittinggi. (f/munasril)

BUKITTINGGI, MJNEWS.ID - Perjuangan Syarikat Pedagang Jalan MinangKabau (SJM) Pasar Atas Bukittinggi kepada Pemko dan DPRD terkait penolakan pembangunan awning di Jalan Minangkabau Pasar Atas, apakah usulan SJM dapat diterima atau ditolak oleh Pemko dan DPRD akan diputuskan besok  Senin 10 Oktober 2022.

Jika ditolak, maka kandas lah perjuangan SJM yang telah berjuang satu tahun lebih sejak 9 Agustus 2021 lalu sampai sekarang dan pembangunan awning akan tetap dikerjakan oleh kontraktor yang telah mengantongi pemenang tender.

Mengenai penentuan ditolak atau tidak usualan SJM oleh Pemko dan DPRD berawal dari hasil pertemuan antara Syarikat Pedagang Jalan Minangkabau dengan DPRD dan Sekdako pada Senin 3 Oktober 2022. Lantaran tidak ada kata sepakat apakah ditolak atau disetujui namun belum ada jawaban yang pasti dari  ketua DPRD Beny Yusrial maupun Sekdako. 

Dalam pertemuan yang alot dimana Ketua DPRD Beny Yusrial memutuskan untuk  sementara pertemuan dipending, Senin 10 Oktober 2022, selama itu pula pekerjaan proyek awning juga tidak boleh dikerjakan atau dipending.

Tindak lanjut dari kesepakatan bersama Senin esok pedagang dan pemilik toko tergabung dalam kelompok SJM berjumlah 100 orang pedagang akan mendatangi kantor DPRD bertujuan untuk audiensi.

Mereka akan melakukan long march mulai dari Jalan Minangkabau Pasar Atas dan seluruh toko yang ada di lokasi tersebut semuanya ditutup menjelang pertemuan itu selesai, diduga proses jual beli hari itu akan lumpuh. Begitu juga suasana dalam ruangan kantor DPRD akan penuh sesak oleh syarikat SJM, aparat kepolisian, Satpol PP dan awak media.

Sesuai Surat pemberitahuan audiensi nomor 26/SJM/07102022 yang ditandatangani oleh ketua SJM Muhammad Fadli, S.T.,M.Sc dan sekretaris Hafizh Haliswara, S.Psi yang diperoleh Mjnews.id, untuk audiensi yang diadakan pada Senin 10 Oktober 2022, pedagang dan pemilik toko di Jalan Minangkabau akan tutup bersama dari pukul 09.00-selesai dan akan berjalan bersama dari Jalan Minangkabau menuju kantor DPRD, dengan jumlah sekitar 100 orang.

Ada beberapa pertimbangan yang akan disampaikan, agar audiensi berjalan dengan lancar dan bisa fokus ke permasalahan yang terjadi. 

Akan di parkir kendaraan di tepi jalan di sisi bagian sebelah kanan Jalan Minangkabau dari arah Masjid raya Bukittinggi untuk menghindari adanya pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor di saat audensi dilakukan.

Berkaca dari kesepakatan yang sudah disetujui bersama pada Senin 03 Oktober 2022 di Kantor DPRD Bukittinggi oleh Pemko Bukittinggi, DPRD Bukittinggi dan SJM untuk pemberhentian sementara pembangunan ini.

Faktanya di lapangan, pada Kamis 06 Oktober 2022 pihak dari pemenang tender tetap melakukan pekerjaan proyek pembangunan awning ini dan tidak mau tahu dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh Pemko Bukittinggi, DPRD dan juga SJM.

(Ril)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update