Sidak Pasar Kutoarjo, Bupati Purworejo Dengar Keluhan Pedagang
×

Adsense

Adsense Mobile

Sidak Pasar Kutoarjo, Bupati Purworejo Dengar Keluhan Pedagang

Kamis, 06 Oktober 2022 | 19.21 WIB Last Updated 2022-10-06T12:21:14Z

Advertisement

Advertisement


Purworejo, MJNews.id - Kondisi pasar Kutoarjo yang dibangun tahun 1997 kini  terlihat kumuh, atapnya banyak bocor saat hujan, listrik sering mati dan fasilitas umum lainnya sudah banyak yang rusak.

Banyaknya pedagang kaki lima yang membuka lapak di luar pasar menjadi penyebab pasar sayuran yang ada di lantai dua menjadi sepi.

Keluhan para pedagang disampaikan kepada Bupati Purworejo, Agus Bastian, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kutoarjo, Kamis (6/10/2022) pagi.

Para pedagang berharap pasar Kutoarjo bisa dibangun lagi menjadi Satu lantai seperti dulu supaya pasar menjadi ramai kembali.

"Kondisi pasar Kutoarjo sekarang sepi, apalagi banyak pedagang yang jualan di luar tanpa adanya penertiban dari petugas,sehingga pedagang yang di lantai dua menjadi sepi,” ujar Muntarti, seorang pedagang kelontong yang ada di lantai atas.jelasnya

Menurut Muntarti, jika pasar hanya satu lantai, dagangan mereka akan laris,karena banyak pembeli memilih di lapak bawah dari pada ke lantai dua.

Ketua Papas H. Anam didampingi H. Totok mengatakan bahwa paguyuban pedagang pasar sudah sering mengusulkan tentang penertiban pedagang yang ada di pinggir jalan bahkan ada yang di depan kios agar bisa ditertibkan, agar para pedagang dalam menggelar dagangannya tidak terhalang atau tertutup pedagang yang ada di depan kiosnya.

"Pokoknya repot kalau kita berbicara tentang pasar Kutoarjo karena kondisi sudah sedemikian,sehingga kalau bukan dinas terkait yang menertibkan saya kira susah," ujarnya.


Menanggapi keluhan para pedagang Bupati meminta pedagang untuk bersabar karena kondisi ekonomi saat ini memang sedang sulit. Pihaknya ke depan akan melakukan pembenahan dan penataan pasar supaya menjadi lebih baik.

“Tadi saya lihat kondisi pasar, terlihat kumuh, fasilitas pasar juga banyak yang rusak. Banyak kios di lantai dua yang pintunya rusak, lampu penerangan juga banyak yang mati. Saya minta pengelola pasar Kutoarjo lebih sigap dan tanggap dalam mengelola pasar,sehingga suasana pasar bisa lebih bersih dan rapi,” tegas Bupati.

Perlu diketahui bahwa perjanjian Hak Guna Bangunan (HGB) atas Pengelolaan (HPL) Pasar Kutoarjo antara Pemkab Purworejo dan PT KBPP berlaku selama 30 tahun dan akan berakhir pada tahun 2028 nanti.

“Pasar Kutoarjo sewanya sampai tahun 2028.Setelah itu akan kita program agar dilakukan perbsikan dan penataan atau pembenahan infrastruktur kembali,” jelas Agus Bastian.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update