SMANDA EKSOTIK, Wujud Nyata Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 2 Purworejo
×

Adsense

Adsense Mobile

SMANDA EKSOTIK, Wujud Nyata Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 2 Purworejo

Kamis, 13 Oktober 2022 | 12.30 WIB Last Updated 2022-10-13T07:44:20Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

SMANDA EKSOTIK
SMA Negeri 2 Purworejo menggelar acara kegiatan aksi nyata kurikulum merdeka belajar dengan tema "SMANDA EKSOTIK" di Gedung Graha Wiyata Krida, Kamis (13/10/2022). (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - SMA Negeri 2 Purworejo menggelar acara kegiatan aksi nyata kurikulum merdeka belajar dengan tema "SMANDA EKSOTIK" sebagai refleksi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Gedung Graha Wiyata Krida, Kamis (13/10/2022).

Kepala SMA Negeri 2 Purworejo, Dra Fitarini, M.S.i menjelaskan, mulai tahun ajaran 2022-2023 SMA N 2 Purworejo mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, sebagai salah satu upaya untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan Pembelajaran Paradigma Baru sebagai wujud refleksi nyata kurikulum merdeka.

"Tujuan dimensi Profil Pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga dunia.Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “menggali pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya," jelasnya.

"Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari-tema tema atau isu penting seperti kewirausahaan, sosial, Religi, kesehatan, budaya, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar," jelas Pengawas SMA Kabupaten Purworejo, Wiyarno, S.Pd., M.M.

"Projek penguatan ini juga dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi lingkungan sekitarnya dalam pengelolaan limbah sampah," sambungnya.

Tambahnya, Proyek “gaya hidup berkelanjutan” yang tadi disampaikan oleh kepala sekolah merupakan proyek utama yang akan mengasah kepedulian terhadap lingkungan dan melatih peserta didik tentang bagaimana cara mengelolah limbah yang tidak berguna sehingga mempunyai daya guna dan daya jual.

Selain itu, proyek ini mengangkat bagaimana cara beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif menjadi sebuah kekuatan dan potensi yang luar biasa.

Salah satu usaha pemanfaatan limbah tersebut adalah dengan menjadikannya sampah plastik dan non organik menjadi barang atau karya yang mempunyai nilai tambah.limbah plastik yang kita jumpai di rumah tangga maupun sekolah di daur ulang oleh para siswa seperti yang kita gelar di pameran hari ini jelas kepala sekolah.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, ST, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dra Eni Sudiyati, M.M, Ketua Komite SMA N 2 Sudarman, Camat Kutoarjo yang diwakili Sekcam Akhmadi, S.Sos, Kapolsek Kutoarjo AKP Kuwat, Danramil 05 Kutoarjo diwakili Pelda Sutarman dan perwakilan wali murid.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update