Wako Padang Panjang Ajak Tanam Cabai Kendalikan Inflasi
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Wako Padang Panjang Ajak Tanam Cabai Kendalikan Inflasi

Senin, 03 Oktober 2022 | 02.00 WIB Last Updated 2022-10-03T09:31:30Z

Advertisement

Advertisement

Fadly Amran bersama warga RT 5 Kelurahan Guguk Malintang dan RT 10 Kelurahan Ganting
Wako Padang Panjang, Fadly Amran bersama warga RT 5 Kelurahan Guguk Malintang dan RT 10 Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Selain menyerap aspirasi warga RT 5 Kelurahan Guguk Malintang dan RT 10 Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), Sabtu (1/10/2022) malam, Wali Kota, H. Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano turut menyampaikan perlunya gerakan bersama mengendalikan inflasi dengan menanam cabai. 

"Salah satu faktor inflasi di Sumatera Barat disumbangkan oleh komoditi cabai. Hal ini perlu ditanggapi serius. Artinya kalau di rumah-rumah menanam cabai, setidaknya takkan terpengaruh turun dan naiknya harga cabai," ujarnya. 

Dikatakannya lagi, kondisi saat ini Sumbar belum bisa menyuplai kebutuhan cabai dalam daerah, masih banyak dipasok dari Jawa. 

"Jadi kalau harga cabai naik di Jawa, Sumbar akan menerima imbasnya. Penting bagi kita sebagai warga negara yang baik mengerti situasi kondisi. Kadang-kadang harga beras, harga cabai bisa mempengaruhi perekonomian. Seperti juga harga BBM," katanya.

Pada APBD perubahan, sebut Wako Fadly, disepakati anggaran Rp300 juta membeli bibit cabai yang akan diberikan kepada masyarakat. " Ini menjadi gerakan supaya masyarakat tahu penting bagi kita swasembada cabai," ujarnya.

Menurutnya, tugas pemerintah mengatur agar harganya stabil. Gerakan menanam cabai, lanjut Fadly, telah diinisiasi Pemko bersama Kodim 0307/TD, Polres, Kajari dan Forkopimda, beberapa waktu lalu. Alhasil, ditanggapi positif oleh pusat sehingga Padang Panjang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 8,9 miliar. 

"Cuma dua daerah di Sumbar, yaitu Kota Padang Panjang dan Kabupaten Pasaman Barat mendapatkan DID," sebut Fadly seraya menyebutkan dana tersebut akan disalurkan untuk kepentingan masyarakat seperti industri rumah tangga yang membutuhkan, merangkak dari usaha kecil ke menengah.

Di samping itu, Fadly menyampaikan terdapat bantuan pendidikan, bisa diperoleh di sejumlah jalur. Seperti melalui bansos untuk yang terdaftar di DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial). Kemudian Baznas, penerima melalui rekomendasi, dan CSR (corporate social responsibility) untuk anak berprestasi.

Sementara itu, di antara aspirasi, warga meminta antisipasi pohon besar yang dikhawatirkan roboh sehingga menimpa rumah serta lahan. Lalu, penerangan jalan di pertigaan. 

(hrs/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



Adsense



×
Berita Terbaru Update