Wali Kota Bukittinggi Putuskan Tunda Pembangunan Awning di Jalan Minangkabau
×

Adsense

Adsense Mobile

Wali Kota Bukittinggi Putuskan Tunda Pembangunan Awning di Jalan Minangkabau

Rabu, 19 Oktober 2022 | 19.40 WIB Last Updated 2022-10-19T13:01:14Z

Advertisement

Advertisement

Jalan Minangkabau Bukittinggi
Jalan Minangkabau Bukittinggi. (f/munasril)

Bukittinggi, Mjnews.id - Pembangunan awning di Jalan Minangkabau Bukittinggi, akhirnya ditunda. Kebijakan ini diputuskan Wali Kota Bukittinggi secara langsung di Balaikota, Rabu (19/10/2022).

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menjelaskan, penundaan pembangunan awning ini diputuskan, demi menjaga marwah tokoh adat dan Niniak Mamak Kurai V Jorong serta menyikapi dinamika yang terjadi di lapangan. Selain itu, keputusan ini diambil dengan melihat dan memperhatikan keadaan dan situasi ekonomi masyarakat serta pertimbangan tujuan besar dari dasar pelayanan pemerintah, juga demi menjaga keutuhan dan rasa kenyamanan bermasyarakat.

“Kami Pemerintah Kota Bukittinggi dengan ini menunda Program Penataan Lokasi Jalan Minangkabau, yang semula adalah bagian dari kegiatan Pemerintahan Kota Bukittinggi yang telah disepakati secara bersama dengan DPRD untuk diselenggarakan dalam rangka menata kawasan wisata area Jam Gadang dan menciptakan kawasan ekonomi baru berupa night market, yang akan ditempati oleh pelaku usaha super mikro dengan jenis barang dagangan accesoris dan oleh-oleh Kota Bukittinggi, sedianya akan direncanakan beraktivitas mulai dari jam 17.00 WIB s/d 00.00 WIB. Jadi ini kami putuskan ditunda,” ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Wako, tetap akan memperhatikan dan memberi perhatian lebih untuk para pelaku usaha kecil dan warga yang baru memasuki usia produktif dalam bentuk program-program lain. Pemerintah akan selalu bersama dan bekerja lebih, untuk rakyat kecil yang pada hari ini hampir 40% merupakan warga yang terdaftar dalam DTKS. 

“Dalam kesempatan ini juga kami Pemerintah akan segera mengeluarkan surat edaran teruntuk para pedagang toko sepanjang Jalan Minangkabau untuk segera memperbaiki tampak muka dari ruko ruko yang dimiliki, sesuai dengan tema wisata dan bumi Minangkabau agar terciptanya kenyamanan tersendiri bagi seluruh pihak,” pungkas Wako.

(Ril)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update