Wawako Tinjau Lokasi Kebakaran di Komplek SMAN 1 Padang Panjang

Wawako Asrul tinjau lokasi kebakaran di Komplek SMAN 1 Padang Panjang
Wawako Asrul tinjau lokasi kebakaran di Komplek SMAN 1 Padang Panjang. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Wakil Wali Kota, Drs. Asrul sontak bergegas meninjau lokasi kebakaran di Komplek SMAN 1 Padang Panjang. Setelah mendapat informasi terjadinya peristiwa kebakaran rumah milik Sanibar (47), yang merupakan juru masak untuk para anak asrama di sekolah itu, Kamis (13/10/2022) siang.

Wawako Asrul mengaku prihatin dan turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa keluarga Sanibar. Asrul berharap kepada korban dapat tabah dan bersabar menghadapi cobaan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya turut prihatin dengan kejadian seperti ini. Saya berharap korban dapat bersabar menghadapi cobaan ini. Kami mengimbau agar ke depan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam segala hal, sehingga tidak terjadi peristiwa seperti ini lagi,” ucapnya.

Baca Juga  13 Korban Penembakan KKB di Nduga Papua Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan TNI-Polri

Asrul mengungkapkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan OPD terkait seperti Dinas Sosial PPKBPPPA untuk segera mendata dan memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk korban kebakaran ini.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada kepala Dinas Sosial untuk segera bergerak melakukan pendataan. Apa yang sekiranya bisa dibantu untuk korban, tolong disegerakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar, Jhon Eriko, S.Sos mengatakan, dengan lokasinya yang mudah diakses, petugas hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih lima belas menit untuk mengendalikan kebakaran.

“Alhamdulillah setelah berjibaku selama kurang lebih 15 menit, apinya bisa kita padamkan. Dalam proses pemadaman, kami juga dibantu satu unit mobil Damkar dari Kabupaten Tanah Datar,” katanya.

Baca Juga  Ribuan Anggota BKMT Sumbar Ikuti Wisata Dakwah dan Tabligh Akbar di Sijunjung

Jhon menyebutkan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Nilai kerugian juga masih dalam perhitungan.

(rfk/arb)