Cegah Kanker, Ketua YKI Ajak Masyarakat Kepri Budayakan Pola Hidup Sehat
×

Adsense

Adsense Mobile

Cegah Kanker, Ketua YKI Ajak Masyarakat Kepri Budayakan Pola Hidup Sehat

Kamis, 10 November 2022 | 22.45 WIB Last Updated 2022-11-10T15:45:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Workshop Deteksi Dini Leukemia dan Kanker Pada Anak Bagi Tenaga Kesehatan
Workshop Deteksi Dini Leukemia dan Kanker Pada Anak Bagi Tenaga Kesehatan di Hotel Comfort, Tanjungpinang. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar resmi menutup kegiatan Workshop Deteksi Dini Leukemia dan Kanker Pada Anak Bagi Tenaga Kesehatan di Hotel Comfort, Tanjungpinang, Rabu (9/11/2022).

Workshop yang diadakan dalam rangka HUT YKI ke-6 ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari Dokter, Perawat dan Bidan Rumah Sakit/FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) di Kepri. Adapun hadir sebagai narasumber yaitu dr. Anky Tri Rini Kusumaning Edhy SpA(K) dan dr. Indra Hidayah Siregar, Sp BK.Onk.

Dalam sambutannya, Dewi Ansar menjelaskan kanker darah atau dikenal dengan leukemia adalah jenis kanker yang paling banyak mengancam anak-anak.

Dijelaskan Dewi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) insiden leukemia menempati angka 31,5 persen dari semua kanker pada anak di bawah usia 15 tahun di negara industri dan sebanyak 15,7 persen di negara berkembang termasuk Indonesia.

Data dari Globocan (Global Burden of Cancer) pada tahun 2020 memperkirakan kasus baru leukemia di Indonesia pada anak laki-laki berumur 0-19 tahun sekitar 33.5 ?n anak perempuan 31 ?ri semua jenis kanker pada anak.

“Mengingat tidak sedikit leukimia ataupun kanker lain ditemukan pada anak-anak, maka penerapan pola hidup sehat dan pengetahuan tentang deteksi dini leukimia dan kanker anak menjadi sangat penting," ungkapnya.

Selanjutnya, Dewi Ansar mengatakan salah satu penyebab tinggi kasus kanker di Indonesia adalah kondisi lingkungan yang terus menghasilkan bahan karsinogen, seperti rokok dan daging olahan. Penyebab lain yang juga mempengaruhi seperti kebiasaan begadang, kurang olahraga dan makan terlalu banyak.

"Untuk itu, saya mengajak masyarakat Kepri untuk membudayakan pola hidup sehat, kurangi kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan penyakit kanker mulai dari sekarang," pesannya.

Terakhir, melalui YKI Kepri Dewi Ansar mengajak masyarakat Kepri untuk berkomitmen dalam menanggulangi kanker secara bersama-sama maupun secara individu dengan kegiatan positif dan inspirasional.

"Kedepannya YKI Kepri akan terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan kanker, dan melakukan kegiatan pendukung yang menekankan pada pentingnya deteksi dini kanker, mengingat kanker dapat disembuhkan jika ditemukan pada stadium dini," tutupnya.

(ky/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update