Didemo Rakyat Miskin, Bupati dan Ketua DPRD Purworejo Akhirnya Berjanji Cairkan Dana RTLH 2022

Perwakilan dari masyarakat dan Polosoro diterima Bupati Agus Bastian di Ruang Arahiwang Gedung Setda Kabupaten Purworejo
Perwakilan dari masyarakat dan Polosoro diterima Bupati Agus Bastian di Ruang Arahiwang Gedung Setda Kabupaten Purworejo. (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id – Aksi demo RTLH kembali digelar masyarakat miskin penerima bantuan RTLH bersama dengan Polosoro, PPDI serta FK BPD di depan kantor bupati Purworejo, Selasa (29/11/2022).

Aksi demo menuntut Bupati Purworejo untuk segera mencairkan dana bantuan RTLH tahun 2022, yang sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan akan dicairkan.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Purworejo, H. Agus Bastian, SE. MM didampingi Wakil Bupati Hj. Yuli Hastuti, SH. akhirnya berkenan menerima perwakilan dari para pendemo untuk audensi dan mendengarkan apa yang menjadi keinginan masyarakat.

Sekitar 100 orang perwakilan dari masyarakat dan Polosoro diterima Bupati Agus Bastian di Ruang Arahiwang Gedung Setda Kabupaten Purworejo.

Ketua umum Polosoro Kabupaten Purworejo, Suwarto yang juga menjabat Kepala Desa Jatimalang sebagai perwakilan dari para kepala desa dan juga warga penerima bantuan RTLH menanyakan kepada bupati apakah dana RTLH tahun ini bisa dicairkan atau tidak.

Suwarto memohon kepada bupati Purworejo untuk bisa menyikapi apa yang menjadi tuntutan dari para kepala desa dan warga penerima bantuan RTLH agar kondusivitas Purworejo bisa terjaga.

Baca Juga  Rumah Permanen Terbakar, Polsek Koto Baru Beri Bantuan

Menanggapi hal itu, Bupati Agus Bastian mengatakan bahwa untuk mencairkan dana RTLH sangat bisa, akan tetapi perlu diketahui bahwa dalam pencarian dana dari pemerintah harus memperhatikan aturan yang ada. “Saya tidak mau pencairan dana bantuan RTLH yang hanya Rp.15.000.000 justru nantinya akan menyebabkan bapak-bapak kepala desa dan penerima bantuan berurusan dengan hukum,” katanya.

Oleh karena itu, saya minta waktu untuk mencairkan solusinya. Kita di sini mencari solusi supaya jangan menjadi temuan secara administrasi, tentunya akan kita konsultasikan dengan pihak terkait. 

“Kami bersama Ketua DPRD akan mencari jalan keluar terbaik supaya tidak ada masalah yang berujung temuan hukum,Jika memang bapak ibu memaksa agar bisa dicairkan, mau tidak Ketua DPRD memberikan rekomendasi,” kata bupati.

Perwakilan dari masyarakat dan Polosoro Purworejo
Perwakilan dari masyarakat dan Polosoro. (f/m. taufik)

Ketua FK BPD Kabupaten Purworejo, Kus Pradianto menanyakan apakah Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi akan memberikan rekomendasi kepada bupati untuk mencairkan dana RTLH seperti pertanyaan Bupati tadi, “apakah Ketua DPRD bersedia memberikan rekomendasi pencairan RTLH tahun 2022?” tandasnya.

Ketua DPRD kabupaten Purworejo Dion Agasi menyatakan siap memberikan rekomendasi. “Rekomendasi pencairan akan saya berikan.bahkan kami sudah duduk bersama, untuk tidak saling menyalahkan tetapi akan mencarikan penyelesaiannya,” terang Dion.

Baca Juga  Pemerintah - Swasta - Komunitas Didorong Kembangkan Potensi Kelautan Kaltara

Tadi pagi kami sudah melakukan rapat koordinasi, mohon doanya agar ada jalan terbaik sehingga ada solusi terbaik. Kami minta waktu agar sebelum Bulan Desember akan ada solusi dan RTLH bisa dicairkan. Kami semua tidak ingin warga semakin susah karena adanya kebijakan yang salah dan jangan sampai menyisakan persoalan, insyaallah sebelum akhir tahun anggaran akan ada solusinya,” ucap Dion.

Audiensi yang diperkirakan alot, akhirnya dapat berjalan dengan baik dan kondusif.

“Tadi Pak Bupati berjanji, akhir tahun ini akan ada solusi. Kami percaya pada Bupati,” kata Suwarto sambil melakukan sujud syukur atas jawaban bupati dan diikuti oleh beberapa rekan kades lainnya.

Setelah usai audensi dan mendapatkan jawaban dari bupati akhirnya para pendemo membubarkan diri dan pulang dengan pengawalan polisi dari Polsek masing-masing.

(fix)