Gubernur Sumbar Buka Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48
×

Adsense

Adsense Mobile

Gubernur Sumbar Buka Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48

Minggu, 06 November 2022 | 02.00 WIB Last Updated 2022-11-06T02:11:33Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Mahyeldi berikan sambutan pada Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta
Gubernur Sumbar, Mahyeldi berikan sambutan pada Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta, bertempat di Masjid Raya Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (5/11/2022). (f/kominfotik)

PADANG PARIAMAN, Mjnews.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengimbau kepada para ibu anggota Aisyiyah beserta guru-guru untuk mendukung program wirid remaja yang diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada bulan Oktober lalu. 

Hal tersebut disampaikan gubernur saat memberikan sambutan pada Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta, bertempat di Masjid Raya Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (5/11/2022).

“Kegiatan wirid remaja tersebut perlu dilakukan dan Saya harap pengurus Masjid Raya Sungai Limau ini bisa mengadakan kegiatan ini juga, agar generasi muda kita taat dan patuh pada perintah Allah,” imbuh gubernur

Gubernur menyebut kegiatan wirid ini sangat perlu dilakukan mengingat di Sumbar sendiri banyak terjadi kasus kekerasan, tawuran, dan LGBT yang marak terjadi. Seperti kasus Kepala Sekolah yang dikeroyok di hadapan para siswa.

“Hal tersebut sangat tidak baik, Sekolah adalah tempat pendidikan. Apalagi kejadian tersebut dilihat langsung oleh para siswa, nanti bisa jadi contoh yang tidak baik,” ujar gubernur.

Oleh sebab itu kepada seluruh ibu-ibu rombongan Tabligh Akbar yang hadir gubernur berpesan untuk mencontohkan perilaku baik kepada anak-anak. Menurutnya kualitas keluarga dapat dilihat dari perilaku sang anak bergaul di lingkungannya, sebab anak adalah cerminan orangtua.

“Apapun hal buruk di depan anak tidak boleh diperlihatkan karena nanti anak mencontohnya oleh sebab itu kita sebagai orang tua patut hati-hati berperilaku di depan anak,” kata gubernur. 

Sementara itu, Ketua Panitia Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah, Dasrul, mengatakan pada hakekatnya kegiatan tabligh Akbar merupakan upaya untuk membangun komunikasi dalam rangka silaturrahim, membangun persatuan umat untuk melakukan komunikasi spritual dan sosial antara sesama, sehingga tujuan Agama dan tujuan sosial dapat terwujud dengan baik.

“Melalui kegiatan Tabligh Akbar Gebyar Muktamar Muhammadiyah ke 48 ini, saya mengajak seluruh warga Muhammadiyah, baik ibu-ibu anggota Aisyiyah maupun bapak-bapaknya terus bersatu padu dalam membangun Kecamatan Sungai Limau yang lebih baik ke depannya,” ucapnya.

(MMC)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update