Ini Klarifikasi Istri Kepala Desa Pagedangan Terkait Dugaan Pencurian Uang Nasabah
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Ini Klarifikasi Istri Kepala Desa Pagedangan Terkait Dugaan Pencurian Uang Nasabah

Rabu, 02 November 2022 | 20.46 WIB Last Updated 2022-11-02T13:46:09Z

Advertisement

Advertisement

ilustrasi uang
Ilustrasi.

Kebumen, MJNews.id - Terkait dengan adanya pemberitaan di YouTube yang menerangkan jika istri Kepala Desa Pagedangan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, berinisial SN diduga mencuri uang nasabah BRI Link menjadikan awak media mendatangi kediaman Kepala Desa untuk mengklarifikasi terkait tudingan tersebut, Rabu (2/11/2022).

SN kepada awak media menjelaskan kronologi kejadiannya, bermula saat nasabah BRI Link atas nama Nurhidayah mendatangi outlet BRI Link milik SN pada Kamis (27/10/2022) untuk menarik uang sejumlah 500.000. Sebelum transaksi dilakukan, SN tidak mengecek sisa saldo yang ada sehingga langsung dilakukan transaksi penarikan, saat transaksi penarikan terdapat laporan jika transaksi bad format date sehingga oleh SN dilakukan transaksi ulang dan berhasil dengan keluarnya bukti transaksi.

SN menambahkan, jika pada tanggal (30/10/2022), Nurhidayah datang lagi untuk melakukan transaksi penarikan, tiba-tiba saat akan dilakukan penarikan dilakukan pengecekan saldo tinggal 1.034.089,- yang menurut Nurhidayah, saldonya hilang 500.000,- sehingga oleh SN disarankan supaya Nurhidayah mendatangi kantor BRI untuk melakukan print out.

Masih menurut SN, pada tanggal (31/10/2022), Nurhidayah mendatangi kantor Unit BRI Ambal dan tidak memberitahukan hasil print out kepada dirinya.

Menurut SN, dirinya mengetahui hasil print out dari suaminya, sedangkan suaminya yang juga Kepala Desa Pagedangan yang menerangkan jika dirinya mendapatkan print out tersebut dari orang yang tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp pada (31/10/2022). Mendapati kabar terkait informasi hasil print out dari suaminya menjadikan SN melakukan cek transaksi dan terdapat memang adanya transaksi bad format date sehingga menjadikan dirinya langsung mengirim uang 500.000 ke rekening Nurhidayah.

Saat dirinya memberitahukan hal tersebut terhadap Nurhidayah, justru malah mendapatkan jawaban jika dirinya sudah terlanjur melaporkan kepada salah satu LSM, dirinya menyayangkan jika yang tertera di laporan tersebut uang yang hilang berjumlah 5.000.000,- bukan 500.000,-.

"Saya merasa keberatan jika informasi yang beredar di sosial media dijelaskan bahwa saya diduga melakukan pencurian uang nasabah," tegasnya.

"Saya juga heran kenapa dirinya diduga melakukan pencurian uang nasabah karena tidak tahu nomor PIN-nya nasabah," tegasnya.

(Dana)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



Adsense



×
Berita Terbaru Update