LaNyalla Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Covid-19
×

Adsense

Adsense Mobile

LaNyalla Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Covid-19

Sabtu, 05 November 2022 | 14.30 WIB Last Updated 2022-11-05T09:10:11Z

Advertisement

Advertisement

LaNyalla
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (f/dpd)

SURABAYA, Mjnews.id - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah dan masyarakat tidak lengah terhadap hadirnya subvarian baru Covid-19.

LaNyalla yang turut memantau perkembangan Covid-19, mengatakan kenaikan penderita virus penyebab Corona ini harus diwaspadai.

"Meski sempat melandai, tetapi tren kenaikan jumlah penderita Covid dalam beberapa hari ini terus meningkat. Apalagi dengan munculnya varian baru XBB. Ini yang harus diwaspadai," katanya, Sabtu ketika Kundapil di Jawa Timur (5/11/2022).

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, aktivitas masyarakat yang sudah mulai normal 100 persen turut membuat penyebaran Covid-19. 

"Semua aktivitas sudah dilakukan secara offline, meskipun masih ada yang online. Hal ini turut membuat penyebaran bisa semakin cepat. Apalagi, jika penerapan protokol kesehatan diabaikan," katanya.

Untuk itu, LaNyalla mengajak masyarakat untuk kembali memperketat kesadaran terhadap protokol kesehatan.

"Memang sangat disayangkan banyak  masyarakat yang mulai abai dengan potensi Covid merebak kembali. Masyarakat harus tetap berhati-hati dengan segala macam aktivitas di luar rumah. Karena subvarian XBB sudah mulai menyerang. Hal ini terbukti jumlah infeksi Covid secara harian meningkat mencapai 4 ribu penderita," katanya. 

LaNyalla menambahkan, meski subvarian ini belum dinyatakan lebih berat dari delta, namun masyarakat tetap harus waspada.

"Serangan subvarian XBB cenderung mirip dengan gejala varian Omicron secara umum seperti demam, batuk, lemas, sesak, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, pilek, mual, muntah, dan diare. Kita tetap harus waspada. Jangan lengah," ujarnya.

(dpd/eds)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update