Literatur Institut: Jokowi Beri Sinyal Kuat Endorse Prabowo di Pilpres 2024

Prabowo Subianto bersama Jokowi
Prabowo Subianto bersama Presiden Jokowi. (f/ist)

JAKARTA, Mjnews.id – Presiden Joko Widodo beri sinyal kuat endorse Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Hal tersebut, disampaikan oleh Direktur Literatur Institut, Asran Siara dalam keterangan persnya pada, Rabu 2 November 2022.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Asran Siara, pernyataan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Indodefence Expo di Jakarta, Rabu 2 November 2022, adalah sebuah penegasan yang sangat dinantikan oleh publik selama ini.

Lebih lanjut, Asran Siara menilai statement Presiden Jokowi dalam acara tersebut bukan hanya menggambarkan relasi Presiden dengan Menteri. Melainkan kedekatan dua tokoh yang memiliki kesamaan pandangan.

“Hubungan keduanya jika melihat statement Pak Jokowi di acara tersbut adalah kedekatan dua sosok negarawan. Karena disampaikan di ruang publik maka hal itu bukan hanya dukungan biasa melainkan sebagai penegasan kepada publik mengenai keinginan beliau (Jokowi) menyongsong Pilpres 2024,” tutur Asran dalam keterangannya, Rabu 8 November 2022.

Baca Juga  Pada Pemilu 2024, Kepala Daerah Tidak Harus Mundur, Ini Alasannya

Mengingat, Presiden Jokowi butuh figur yang diyakini bisa melanjutkan kinerja pemerintahan di periode pemerintahan selanjutnya.

Lebih jauh, Asran Siara menyebut sangat wajar jika Joko Widodo memiliki kecenderungan mendorong Prabowo Subianto mengingat kinerja dan kenegarawanan dalam menjaga stabilitas pemerintahan.

“Dukungan Pak Jokowi akan jadi modal kuat loyalis pak Prabowo dalam melakukan kerja-kerja pemenangan di Pemilu 2024,” terangnya.

Baca Juga  Puan Maharani Sapa Warga Pulau Lombok, Bakal Blusukan di Pasar Tradisional

Kendati demikian, Asran Siara berharap dukungan tersebut harus disikapi secara bijaksana dan tidak mengganggu stabilitas pemerintahan. Terlebih ada banyak figur di kabinet yang digadang-gadang bertarung dalam Pilpres mendatang.

“Pandangan Presiden Jokowi tentu harus dihargai, siapapun yang bertarung harus meletakkan kepentingan negara diatas segala-galanya,” tutupnya.

(*/eki)