Padang Panjang Jadi Tuan Rumah Uji Kompetensi Penguji Ranmor se-Sumatera
×

Adsense

Adsense Mobile

Padang Panjang Jadi Tuan Rumah Uji Kompetensi Penguji Ranmor se-Sumatera

Jumat, 25 November 2022 | 01.00 WIB Last Updated 2022-11-24T18:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Uji Kompetensi Penguji Ranmor se-Sumatera
Uji Kompetensi Penguji Ranmor se-Sumatera di Kota Padang Panjang. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Kota Padang Panjang menjadi tuan rumah Uji Kompentensi Penguji Kendaraan Bermotor (Ranmor) yang diikuti 75 peserta se-Sumatera. Dibuka Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Kamis (24/11/2022), uji kompetensi berlangsung hingga Jumat (25/11/2022).

Wawako Asrul mengapresiasi dilaksanakannya uji kompetensi di Kota berjuluk Serambi Mekkah ini oleh Direktorat Sarana Transportasi Jalan dan Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI) pada Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan PT. Hino Motor Sales Indonesia (HMSI).

Dikatakannya, sarana dan prasarana yang dibutuhkan guna pelaksanaan uji kompentensi memadai di kota ini. Fasilitas IT yang baik salah satunya di Institut Seni Indonesia (ISI) untuk ujian CAT (Computerized Assisted Test). Lalu, ujian praktek bisa dilaksanakan di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Kota Padang Panjang yang sudah mengantongi akreditasi A.

"Baru ada dua di Sumatera, yaitu Padang Panjang dan Lampung. Artinya di sini bisa melaksanakan uji keur semua jenis kendaraan umum," katanya.

Lebih lanjut, Asrul berharap uji kompetensi dapat berjalan lancar serta hasil yang baik bisa diperoleh peserta. "Setelah Uji Kompetensi, jalan-jalanlah di Kota Padang Panjang. Di sini sejumlah objek wisata bisa dikunjungi," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Arkes Refagus, S.Sos mengatakan, uji kompetensi tersebut dilaksanakan untuk jenjang Penguji Tingkat (PT) 1 sampai PT 5. "Fasilitas pengujian lengkap di UPTD PKB yang sudah akreditasi A didukung dengan ISI," tuturnya.

Dijelaskan Arkes, alat uji kendaraan di UPTD PKB Padang Panjang ini modern dan sangat baik. "Kita sudah menggunakan aplikasi khusus menggunakan barcode dan penguji kita tingakatannya sudah tertinggi PT 5 yang bisa menguji kendaraan besar," ujarnya. 

Turut hadir, Tim Penilai dari Direktorat Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan, IPKBI dan unsur terkait lainnya.

(hrs/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update