Pemkab Solok Tandatangani Komitmen Penerapan Aplikasi Puja Indah dengan BKSDN Kemendagri
×

Adsense

Adsense Mobile

Pemkab Solok Tandatangani Komitmen Penerapan Aplikasi Puja Indah dengan BKSDN Kemendagri

Senin, 07 November 2022 | 21.00 WIB Last Updated 2022-11-07T14:00:00Z

Advertisement

Advertisement

Pemkab Solok Tandatangani Komitmen Penerapan Aplikasi Puja Indah dengan BKSDN Kemendagri
Pemkab Solok Tandatangani Komitmen Penerapan Aplikasi Puja Indah dengan BKSDN Kemendagri. (f/kominfo)

Arosuka, Mjnews.id - Dalam rangka penerapan aplikasi Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) Bupati Solok diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok Teta Midra, SSTP, M. Si menghadiri kegiatan Penandatanganan Komitmen antara Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BKSDN) Kementerian Dalam Negeri dengan Bupati Solok, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (07/11/2022).

Teta Midra dalam sambutannya, mengatakan, Kabupaten Solok merupakan salah satu dari 39 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang terlibat dalam penerapan replikasi aplikasi tahun ini dan sebelumnya kita telah mengajukan surat minat replikasi aplikasi Puja Indah kepada Kementerian Dalam Negeri. Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. 

Teta Midra katakan Ini adalah langkah awal untuk meningkatkan komitmen kemendagri dengan pemerintah daerah dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat dan tentunya adalah meningkatkan efisiensi dan mempermudah layanan publik.

"Nanti akan ada 13 layanan pemerintah daerah yang diberikan melalui replikasi aplikasi Puja Indah ini, antara lain Layanan Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Perizinan, Ketenagakerjaan, Kependudukan, Komoditas, Aspirasi, Trantibunlinmas, Pariwisata, Pekerjaan Umum dan Perhubungan," ungkapnya.

Disamping itu, Bapak Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd, Kepala BKSDN Kementerian Dalam Negeri dalam arahannya menjelaskan bahwa setelah penandatanganan komitmen, beliau menyampaikan bahwa kami mengkoordinir, meningkatkan kerjasama dan mengintegrasikan inovasi pemerintah daerah khususnya aplikasi Puja Indah ini. 

Dijelaskannya bahwa tugas pusat juga melaksanakan uji coba, penyempurnaan, menunjuk personil yang memiliki keahlian dalam mengelola basis data, menyediakan aplikasi berbagi pakai yang terintegrasi secara nasional dan memberikan alih pengetahuan melalui bimbingan teknis Puja Indah kepada aparatur pemerintah daerah. Sedangkan pemerintah daerah nanti akan melakukan input data aplikasi sesuai dengan kondisi dan daya dukung daerah dan penyebarluasan informasi penerapan Puja Indah secara masif kepada seluruh masyarakat.

Terakir Bapak Dr. Yusharto Huntoyungo menjelaskan, saat ini hampir 77, 02 persen pengguna internet di Indonesia yakni sebesar 210 juta jiwa yang memiliki akses internet dari total populasi penduduk Indonesia sebesar 272 juta, ini merupakan potensi dalam penerapan puja Indah, 

"Mungkin saja kita butuh biaya besar pada awalnya namun akhirnya akan memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat yang muara akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya

Selain Kepala daerah atau mewakili, hadir juga dalam kesempatan ini Direktur Pembangunan Daerah Bappenas, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kemenpan RB, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo, dan pejabat dari Kementerian Dalam Negeri.

(sis)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update