Rakorbang Kabupaten Solok 2023, Bupati Epyardi: Prioritas untuk Jalan Kabupaten
×

Adsense

Adsense Mobile

Rakorbang Kabupaten Solok 2023, Bupati Epyardi: Prioritas untuk Jalan Kabupaten

Kamis, 10 November 2022 | 07.00 WIB Last Updated 2022-11-10T03:34:50Z

Advertisement

Advertisement

Rakorbang Kabupaten Solok Tahun 2023
Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, menghadiri Rakorbang Tahun 2023 di gedung Solok Nan Indah, Rabu (9/11/2022). (f/kominfo)

Arosuka, Mjnews.id - Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Tahun 2023 di gedung Solok Nan Indah, Rabu (9/11/2022).

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Asisten II, Asisten III, Staf ahli bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan APBD sebanyak Rp. 108 miliar yang bisa digunakan, dan itu akan diserahkan kepada TAPD. Eksekutif telah ketok palu dengan DPRD.

"Semua sepakat 8 fraksi, Anggaran telah ketok palu Semua sudah bagus, dan itu yang diharapkan," ujarnya.

Semua telah sepakat, pada anggaran tahun 2023, akan lebih banyak prioritas untuk jalan kabupaten yang merupakan penopang perekonomian.

Bupati meminta kepada seluruh dinas untuk catat semua apa-apa yang telah dijanjikan, baik untuk infrastruktur ataupun media pertanian dan itu wajib.

Kabupaten Solok merupakan daerah pertanian, wajar diarahkan kepada pertanian, apakah itu infrastruktur ataupun suprastrukturnya, termasuk juga UMKM.

Selanjutnya, Bupati menjelaskan ada beberapa ruas jalan yang akan jadi prioritas, karena itu merupakan wajah atau cerminan Kabupaten Solok. Seperti contoh dari batas Kota Solok sampai Simpang Tanjuang Nan IV, itu wajib dihotmix pada tahun 2023.

Bupati minta Wali Nagari dan Tokoh Masyarakat juga mengusulkan jalan kabupaten mulai dari jalan Lingkar Tanjuang Bingkuang ke Koto Sani.

Bupati mengarahkan pada tanggal 14 bulan ini, Asisten II Syaiful sebagai pimpinan PU dan tim pendukung lainnya, untuk berbicara dengan kementerian PU dan Bappenas agar dana yang Rp. 21 miliar itu bisa kita arahkan semuan ke Tigo Lurah.

Dalam diskusi tersebut, para Wali Nagari mengusulkan jalan-jalan kabupaten yang menjadi prioritas untuk diperbaiki seperti halnya Jalan lingkar Tanjung Bingkung - Koto Sani. Jalan Muaro Paneh - Cupak. Jalan Bukit Kandung - Tanah Datar. Jalan Tarung-Tarung - Bukit Bais. Jalan Sungai Lasi - Pianggu. Jalan Taratak Galundi - Alahan Panjang. Jalan Bukik Sileh - Kubang Nan Duo (Koto Laweh). Jalan Rangkiang Luluih - Samiso. Jalan Titian Panjang - Koto Baru.

Kemudian Jalan Koto Gadang- Koto Gaek. Jalan Sariak Alahan 3 - Talang Babungo. Jalan Limau Lunggo - Batu Banyak, Jalan Bukit Bais - Sungai Durian. Jalan Indudur - Sungai Lasi. Jalan Panyakalan - Gaung. Pengerasan jalan Surian - Lubuak Rasam.
Jalan dan jembatan Sawah Kandang. Jalan Guguak Jariang - Panyakalan, dan lain-lain.

Seperti yang diketahui anggaran tersebut sangat terbatas, akan tetapi Pemerintah Daerah akan memberikan skala prioritas dan memaksimalkan semaksimal mungkin.

Bupati meminta Syaiful selaku asisten II dan tim untuk mendata jalan jalan yang sudah di sampaikan Wali Nagari dan menghitung anggarannya. Berdasarkan hal tersebut, harus di utamakan daerah daerah yang benar-benar dalam status genting.

Selain itu untuk pertanian berupa Alsintan, pemda menganggarkan Rp. 2 miliar, dan akan dibagikan kepada kelompok tani yang sebelumnya sudah didata. 

Hal lain berupa pembangunan Tower di daerah blank spot seperti Bukit Bais, Pasilihan, Garabak Data, Sungai Abu dan lain-lain, pemda menganggarkan Rp. 1 miliar untuk 10 titik Blank spot. 

Terakhir Bupati mengatakan, bibit durian, manggis, alpukat, pisang, pepaya dan lainnya juga akan di anggarkan. Termasuk juga untuk Irigasi irigasi kecil, balai balai adat, sarana kesehatan, pengecoran Pasar yang penting untuk perekonomian.

(sis)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update