RT 009 Tanah Hitam Padang Panjang Bangun IPAL Komunal, Dipadukan Inovasi Posyantek dan Taman
×

Adsense

Adsense Mobile

RT 009 Tanah Hitam Padang Panjang Bangun IPAL Komunal, Dipadukan Inovasi Posyantek dan Taman

Jumat, 11 November 2022 | 15.52 WIB Last Updated 2022-11-11T08:52:45Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Fadly Amrantinjau IPAL komunal di  RT 009 Kelurahan Tanah Hitam
Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano tinjau IPAL komunal di RT 009, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, yang di atasnya dibangun taman dengan lukisan. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengapresiasi pembangunan  Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara komunal di RT. 009, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB).

Wako Fadly saat meninjau lokasi, Jumat (11/11/2022), melihat pembangunan sudah mencapai 95%. Pembangunan IPAL ini melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat didampingi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Adapun sambungan rumah untuk 50 KK sudah terpasang.

IPAL ini dipadukan dengan inovasi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Maruna, menggunakan bio filter yang mampu mengurai bakteri.

IPAL dinilai sangat bermanfaat lantaran mampu mengolah limbah atau kotoran menjadi air bersih yang bisa disalurkan ke riol. Di atasnya dibuatkan taman yang dihiasi lukisan tiga dimensi. Terdapat tempat duduk beton yang reliefnya seperti potongan kayu, bisa sebagai lokasi nongkrong bagi warga sekitar.

Fadly meminta IPAL yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR dengan nilai Rp600 juta ini, dapat dimanfaatkan dan dijaga warga setempat. Sesuatu yang membuatnya tersumbat, dihindari agar selalu bisa dimanfaatkan.

"Kepada warga, jaga IPAL ini dengan baik. Jangan sampai tersumbat. Jaga lingkungan kita agar selalu bersih dan sehat," imbaunya.

Di samping itu, menurut Fadly, keberadaan IPAL merupakan upaya menekan angka stunting di Padang Panjang. "Dengan sanitasi yang baik dan bersih, dampaknya cukup besar untuk kita. Salah satunya bagi ibu hamil dan anak-anak yang masih dalam masa 1.000 hari pertama kehidupannya. Karena, antara sanitasi yang buruk dan stunting saling berkaitan," ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas PUPR, Widya Kusuma, S.T menjelaskan, untuk tahun ini di Padang Panjang ada enam IPAL dan dua sambungan rumah yang dibangun baru. Tersebar  di Tanah Hitam, Ganting, Balai-Balai, Koto Panjang, Guguk Malintang, Sigando, Ekor Lubuk, Koto Panjang. Total dananya Rp. 4,5 miliar. 

“Insya Allah November ini, pembangunan seluruh IPAL itu akan rampung. Mari kita manfaatkan dan jaga bersama-sama,” pungkasnya.

(hrs/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update