Wawako Padang Panjang Sampaikan Nota Keuangan Ranperda APBD 2023

Asrul Sampaikan Nota Keuangan Ranperda APBD 2023
Wawako Padang Panjang, Asrul Sampaikan Nota Keuangan Ranperda APBD 2023. (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Drs. Asrul menyampaian Nota Keuangan Wali Kota atas Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2023.
Penyampaian tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Kota Padang Panjang, Selasa (29/11/2022). Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md.
Wawako Asrul, menyebutkan 2023 merupakan tahun kelima atau tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang 2018-2023 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah pada 2019.
“Berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2023, maka fokus dan tema pembangunan Kota Padang Panjang 2023 adalah Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia untuk mewujudkan Padang Panjang Sejahtera,” katanya.
Sesuai dengan tema tersebut, Asrul mengungkapkan, pembangunan ekonomi Kota Padang Panjang diarahkan pada lapangan usaha perdagangan, UMKM, industri dan pariwisata sesuai dengan potensi yang ada. Selain lapangan usaha unggulan tersebut, lapangan usaha pertanian juga terus dijaga sedemikian rupa, karena sektor ini terbukti berhasil tumbuh positif di tengah krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 sepanjang 2020 dan 2021.
“Adapun indikator makro yang ingin dicapai pada 2023 adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 4,91%, indeks pembangunan manusia/IPM (78,64), Indeks Gini (0,305-0,306), tingkat kemiskinan (5,64%), jumlah penduduk miskin (3240 jiwa), tingkat pengangguran (4,47%) dan PDRB perkapita Rp48,01 juta per tahun,” ungkapnya.
Target-target makro tersebut diharapkan Asrul dapat dicapai melalui pelaksanaan APBD 2023 yang merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD. “Secara umum dapat kami sampaikan bahwa Pendapatan Daerah 2023 direncanakan sebesar Rp544.463.225.681. Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan terdiri dari PAD sebesar Rp96.992.582.681. Pendapatan Transfer sebesar Rp444.460.643.000. Dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp3,01 miliar,” sebutnya.
Untuk Belanja Daerah, Asrul mengatakan, pihaknya menetapkan target capaian kinerja setiap belanja, baik dalam konteks daerah, satuan kerja perangkat daerah, maupun program, kegiatan dan sub kegiatan, yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran dan memperjelas efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. 
“Total Belanja Daerah yang direncanakan sebesar Rp598.463.225.681. Belanja Operasi dialokasikan sebesar Rp534.431.785.464. Terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp290.470.804.028, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp229.084.638.590 dan Belanja Subsidi sebesar Rp73.000.000,” katanya.
Sedangkan untuk Belanja Hibah dianggarkan sebesar Rp12.292.632.390. Kenaikan ini terjadi karena adanya rencana hibah KONI yang jumlahnya cukup signifikan. Sedangkan untuk belanja Bantuan Sosial dianggarkan sebesar Rp2.510.710.456.
“Anggaran Belanja Modal dialokasikan sebesar Rp62.031.440.217. Belanja Modal ini sebagian besar merupakan penganggaran untuk melanjutkan kegiatan tahun jamak yang sudah disepakati dalam Nota Kesepakatan Kegiatan Tahun Jamak pada 2022. Sedangkan alokasi Belanja Tak Terduga sebesar Rp2 miliar,” tambahnya.
Asrul menyebutkan, untuk Pembiayaan Daerah ini, Penerimaan Pembiayaan Daerah direncanakan sebesar Rp55 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp1bmikiar yang direncanakan untuk penambahan investasi pada PT. Bank Nagari Sumatera Barat. 
“Diharapkan dengan adanya penambahan penyertaan modal ini dapat meningkatkan PAD dari Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan. Dengan demikian maka pembiayaan netto yang direncanakan dalam RAPBD 2023 ini adalah sebesar Rp54 miliar,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya Asrul mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat. Termasuk juga kepada pimpinan dan anggota DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang telah memberikan kontribusi positif, sehingga RAPBD 2023 ini dapat dirampungkan dan pada hari ini dapat diajukan.
“Mudah-mudahan apa yang telah kita rencanakan ini dapat terealisasi dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mewujudkan Padang Panjang yang bermarwah dan bermartabat menuju kejayaan Padang Panjang dengan SDM yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.
(rfk/arb)